You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Binaan Sudin Sosial Naik Tingkat Raup Omset Puluhan Juta Rupiah
photo Wuri Setyaningsih - Beritajakarta.id

Sudinsos Jakpus Resmikan Warung Makan Binaan di Rawasari

Suku Dinas Sosial (Sudinsos) Jakarta Pusat meresmikan pembukaan Rumah Makan Pawon Djang Srie di Rumah Genjing Jakarta, Jalan Pramuka, RT 01/04, Rawasari, Cempaka Putih.

Rumah makan milik Bu Srie telah menjadi binaan sejak 2019 lalu

Rumah Makan Pawon Djang Srie merupakan salah satu tempat usaha binaan Program pelatihan kewirausahaan Usaha Ekonomi Produktif dan Kelompok Usaha Bersama (UEP-KUBE) yang telah naik tingkat.

“Rumah makan milik Bu Srie telah menjadi binaan sejak 2019 lalu. Beliau memulai usaha dari nol hingga sampai di tahap naik tingkat,” kata Abdul Salam, Kepala Sudinsos Jakarta Pusat, Rabu (23/8).

250 Peserta Ikuti Workshop UEP/KUBE Naik Kelas di Jaktim

Abdul menjelaskan, setelah diresmikan, rumah makan ini akan terus dipantau dan diberikan pendampingan. Pihaknya juga bakal terus mengenalkan warung makan tersebut di setiap kegiatan.

“Kita akan terus intervensi agar produk ini semakin dikenal masyarakat luas,” ujarnya.

Kepala Bidang Pengembangan Kesejahteraan Sosial Dinsos DKI Jakarta, Dewi Aryati Ningrum menambahkan, seluruh usaha binaan akan didorong masuk ke e-order agar semakin dikenal masyarakat.

“Kita juga akan pantau dari segi kemasan, penampilan produk hingga rasa,” akunya.

Ia berharap, ke depan akan banyak usaha binaan lainnya yang bisa naik tingkat seperti Warung Makan Pawon Djang Srie. Sehingga angka kemiskinan di DKI Jakarta bisa terus berkurang.

Srie Nuryati, pemilik Warung Makan Pawon Djang Srie mengaku senang bisa bergabung menjadi binaan Sudinsos Jakarta Pusat.

Menjadi binaan diakui sangat membantunya mengembangkan usaha. Kehidupannya yang dahulu kala masuk kategori keluarga kurang mampu, kini telah berubah setelah memiliki penghasilan tetap.

“Berkat mengikuti pelatihan, saya bisa seperti sekarang. Saat ini saya sudah punya dua pegawai dan bisa menyewa tempat,” akunya.

Srie mengutarakan, setelah menjadi binaan, omzet yang bisa diperoleh dari tempat usaha ini mencapai Rp 25 juta per bulan.

“Semoga akan ada binaan lainnya yang bisa naik tingkat. Terima kasih banyak kepada Sudinsos Jakarta Pusat,” tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6772 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6099 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1387 personDessy Suciati
  4. PT Pembangunan Jaya Ancol Berkolaborasi Santuni 2.000 Mustahik

    access_time08-03-2026 remove_red_eye1263 personAnita Karyati
  5. Pemprov DKI Terus Upayakan Jaga Stabilitas Harga dan Stok Pangan

    access_time13-03-2026 remove_red_eye1218 personAldi Geri Lumban Tobing