You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 100 Anak Antusias Ikuti Little Archaeologist di Museum Kebaharian
photo Anita Karyati - Beritajakarta.id

100 Anak Ikut Little Archaeologist di Museum Kebaharian

Sebanyak 100 anak mengikuti kegiatan Little Archaeologist 2023 dengan tema Si Pahlawan Kecil Budaya dan Bangsa. Kegiatan ini diselenggarakan Unit Pengelola (UP) Museum Kebaharian Jakarta di Museum Bahari, Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu (26/8) kemarin.

Memupuk kepedulian anak terhadap warisan budaya bangsa

Kepala UP Museum Kebaharian, Misari mengatakan, acara ini digelar dalam rangka memperingati HUT ke-78 Kemerdekaan RI, sekaligus mengasah dan menumpuk kepedulian anak terhadap warisan budaya bangsa.

"Menanamkan kepada anak-anak untuk senang ke museum, mengenal peradaban masa lalu untuk bekal mereka sebagai generasi penerus yang akan menjaga warisan sejarah dan budaya bangsa," ujar Misari, Minggu (27/8).

Museum Kebaharian Adakan Pameran Art the Fact 2.0 di HUT ke-46

Misari melanjutkan, kegiatan ini dirancang untuk anak-anak berusia 8-12 tahun. Pertama, para peserta diperkenalkan tentang simulasi ekskavasi arkeologi, mereka akan merasakan sensasi penemuan arkeologi, menggali artefak seperti arkeolog sejati. 

Kemudian penjelajahan menyelami misteri gua dan belajar tentang kerangka manusia, serta mendapatkan wawasan tentang masa lalu.

Selanjutnya, pengenalan seni cadas untuk menciptakan karya seni abadi yang menceritakan kisah sejarah. Menggambar kapal favorit, supaya anak-anak menggambar kapal impian mereka dan kreativitas berkembang. Terakhir, menggambar pahlawan, sebagai pengungkapan rasa kagum mereka pada pahlawan.

"Kegiatan ini diadakan secara gratis. Peserta juga diberikan cendera mata seperti tas, kaos acara, topi, buku aktivitas yang menarik, dan sertifikat keberanian sebagai pahlawan budaya sejati," jelasnya.

Menurutnya, acara ini dilaksanakan rutin tiap tahun dan selalu ditunggu antusias  para orang tua atau sekolah untuk ikut sertakan anaknya.

"Melihat antusias dan animo cukup tinggi dari masyarakat, ke depan program publik ini akan dibuat rutin, bahkan bisa diikuti secara mandiri oleh keluarga atau sekolah," ungkap Misari.

Kepala Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, Iwan Henry Wardhana menambahkan, pihaknya mengapresiasi kepada UP Museum Kebaharian yang telah mengadakan acara seperti ini dengan baik.

Dia berharap , wisata edukasi dan pembelajaran sejarah ini dapat diadakan tiap tahun, dan kuota peserta ditambah serta materinya lebih diperkaya.

"Melalui kegiatan ini anak memahami penting peradaban dan kekuatan di masa lampau. Bahkan bisa melahirkan ahli arkeologi di masa datang, sekaligus memberikan wawasan tambahan kepada orang tua pentingnya memberikan edukasi museum pada anak," tuturnya.

Sementara itu, salah satu orang tua peserta Aisa Widyastri (40) mengaku senang dan terima kasih kepada UP Museum Kebaharian yang telah menggelar acara ini dengan keren dan menyenangkan. Tentunya, anak-anak dapat menambah wawasan dan pengalaman yang tidak terlupakan.

"Acaranya menyenangkan untuk anak-anak belajar, mereka mendapat ilmu secara langsung dari sumbernya dengan visual asli," pungkasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye4847 personNurito
  2. Personel Gabungan Kembalikan Fungsi Trotoar dan Saluran di Jalan Sungai Bambu

    access_time21-10-2026 remove_red_eye2981 personAnita Karyati
  3. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1780 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Antisipasi Cuaca Panas, Pemprov DKI Siapkan OMC Jelang JRF dan Konser Kanye West

    access_time21-10-2026 remove_red_eye1769 personDessy Suciati
  5. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1740 personNurito