You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
20 Pohon Lindung dan Produktif Ditanam di Waduk Melati
photo Wuri Setyaningsih - Beritajakarta.id

20 Pohon Lindung dan Produktif Ditanam di Waduk Melati

Wali Kota Jakarta Pusat, Dhany Sukma menggunakan motor listrik dari rumah dinasnya di kawasan Menteng menuju lokasi penanaman pohon di Waduk Melati, Jalan Talang Betutu Ujung, Kebon Melati, Tanah Abang.

Hari ini kita menanam 20 pohon lindung tabebuya dan pohon produktif alpukat

Perjalanan bersama motor listrik yang dimulai dari pukul 06.00 ini hanya memakan waktu 10 menit dengan jarak lima kilometer.

Dhany mengatakan, aksi tanam pohon di lokasi merupakan tahap kedua. Di tempat yang sama sebelumnya telah ditanam 50 pohon lindung dan produktif beberapa waktu lalu.

37.000 Mangrove Ditanam di Pulau Harapan

“Hari ini kita menanam 20 pohon lindung tabebuya dan pohon produktif alpukat cipedak,” katanya, Jumat (15/9).

Ia menjelaskan, rencananya lokasi ini akan dijadikan tempat penanaman pohon TP PKK Pusat. Sebab, di area Waduk Melati masih terdapat sisa ruang kosong untuk ditanami pohon.

“Kita arahkan ke sini dan masih ada sisa lahan yang masih bisa ditanami pohon,” ucapnya.

Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Pusat, Mustajab menambahkan, total lahan di area Waduk Melati mencapai 1.200 hektare.

“Pohon-pohon yang ditanami kita pelihara setiap hari. Kita siram dengan air waduk agar pohon-pohon tumbuh subur,” tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Trotoar Sepanjang Jalan Fachrudin Ditata Petugas Gabungan

    access_time09-09-2026 remove_red_eye1312 personFolmer
  2. Komisi E Minta Verifikasi KJP tak Putus Bantuan di Tengah Tahun

    access_time10-09-2026 remove_red_eye1219 personFakhrizal Fakhri
  3. Komisi B Kawal Target Laba Bank Jakarta

    access_time09-09-2026 remove_red_eye994 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelajar di Jakarta Diusulkan Dapat Kartu Layanan Gratis Transum

    access_time09-09-2026 remove_red_eye974 personFakhrizal Fakhri
  5. 17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

    access_time14-09-2026 remove_red_eye944 personBudhi Firmansyah Surapati