You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Sumber Mata Air Ditemukan di Area Waduk Cipayung
photo Nurito - Beritajakarta.id

Ditemukan 10 Titik Sumber Mata Air di Area Waduk Cipayung

Sebanyak 10 titik sumber mata air ditemukan di area penampang basah Waduk Cipayung , Jakarta Timur. Titik lokasi itu sudah dipasangi bambu sebagai tanda.

Air yang keluar cukup jernih dan banyak

Kepala Suku Dinas  Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Timur, Wawan Kurniawan mengatakan, keberadaan sumber mata air ini sudah dipaparkan ke Asisten Pembangunan Provinsi DKI untuk selanjutnya dilaporkan ke Pj Gubernur, Heru Budi Hartono.

Menurutnya, sumber mata air ini bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan air bersih warga sekitar.

Pemkot Jaktim Terima 500 Pohon dari CSR

"Kita masih monitor terus perkembangannya. Ternyata walau kemarau, air masih keluar terus sehingga waduk yang sedang dibangun terisi air," ucap Wawan, Selasa (26/9).

Untuk pengamanan, kata Wawan, perlu dibuatkan bak khusus sebagai pembatas dan penampungan air bersih agar tidak terkontaminasi.

"Air yang keluar cukup jernih dan banyak," ungkapnya.

Sementara, Kasudin Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Timur, Djauhar Arifin mengungkapka, sambil menunggu keputusan dari provinsi, pihaknya memanfaatkan air itu untuk penyiraman tanaman di lokasi sekitar.

"Sementara, air yang ada akan kita manfaatkan untuk penyiraman tanaman. Karena cukup banyak airnya," tukas Djauhar.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

    access_time27-01-2026 remove_red_eye1353 personAnita Karyati
  2. Cuaca Berawan Diprediksi Naungi Jakarta Hari Ini

    access_time26-01-2026 remove_red_eye1207 personDessy Suciati
  3. Cegah Banjir, Pemprov DKI Siapkan OMC hingga Siagakan 200 Ekskavator

    access_time26-01-2026 remove_red_eye995 personDessy Suciati
  4. Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

    access_time29-01-2026 remove_red_eye965 personDessy Suciati
  5. KORPRI DKI Salurkan Donasi untuk Penyintas Bencana di Sumatra

    access_time30-01-2026 remove_red_eye788 personFakhrizal Fakhri
close