You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pemkot Jakpus Terus Ambil Alih Aset DKI Yang Dikuasai Swasta
photo Jhon Syah Putra Kaban - Beritajakarta.id

Mangara Fokus Ambil Alih Lahan Milik DKI

Walikota Jakarta Pusat, Mangara Pardede mengaku tengah fokus untuk mengambil alih sejumlah lahan milik Pemprov DKI Jakarta yang dikuasai pihak swasta atau pihak lainnya. Pasalnya, selain mengganggu ketertiban umum, lahan yang kuasai pihak lain juga rawan diperjual belikan.

Tercatat ada empat lahan yang berhasil kami ambil alih

Sebelumnya, Pemkot Administrasi Jakarta Pusat berhasil mengambil alih lahan seluas 1.300 meter persegi di Jalan Rawasari Selatan, Cempaka Putih yang selama belasan tahun dikuasai sebuah ormas.

"Tercatat ada empat lahan yang berhasil kami ambil alih. Walau mendapat perlawanan kita terus ambil alih. Ini juga dilakukan untuk merespon temuan BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) terkait aset yang diambil alih pihak lain," kata Mangara, Jumat (24/7).

Ahok: Lucu, Anggota Dewan Halangi Penertiban

Beberapa lahan yang sudah diambil alih antara lain, lahan bekas SDN 03/04 Karet Tengsin, lahan bekas Puskesmas Cempaka Putih di Jalan Percetakan Negara dan  lahan bekas rumah dokter di Johar Baru.

Terkait lahan di Jalan Rawasari Selatan, Mangara mengusulkan agar segera dibangun rusunawa yang terintegrasi dengan Pasar Rawasari.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6675 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5650 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye2497 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2092 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1861 personAnita Karyati