You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Baru 124 Homestay Di Pulau Seribu Yang Terdaftar Sejak 2014
photo Istimewa - Beritajakarta.id

Baru 124 Homestay di Kepulauan Seribu Disertifikasi

Dari sekitar 500 homestay di Kepulauan Seribu, tercatat baru 124 homestay yang telah disertifikasi. Diharapkan seluruh pemilik homestay segera mengurus perizinannya kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).

Sebanyak 124 homestay yang disertifikasi tersebar di Pulau Pramuka, Tidung, Harapan dan Pulau Untung Jawa

"Sebanyak 124 homestay yang disertifikasi tersebar di Pulau Pramuka, Tidung, Harapan dan Pulau Untung Jawa. Jumlah tersebut terdata hingga tahun 2014 lalu," kata Dasuki, Kepala Unit Pelayanan Pajak Daerah (UPPD) Kepulauan Seribu, Senin (27/7).

Homestay di Kepulauan Seribu Wajib Disertifikasi

Menurut Dasuki, khusus di Pulau Pari belum ada satupun yang disertifikasi. Padahal di pulau banyak rumah warga yang dialihfungsikan menjadi homestay saat musim liburan.

Dikatakan Dasuki, pariwisata merupakan sektor penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) terbesar bagi Pemkab Administrasi Kepulauan Seribu. Namun sayangnya kesadaran masyarakat untuk melegalkan usahanya masih rendah.

"Memang untuk mengurus perizinan itu agak susah, terutama persyaratannya. Tapi Pemkab berkali-kali menegaskan akan membantu pengurusannya," jelas Dasuki.

Akibat tidak legalnya sebagian besar usaha pariwisata di Kepulauan Seribu membuat UPPD kesulitan memungut pajak dari sektor pariwisata.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kebakaran di Sunter Agung Berhasil Dipadamkan

    access_time13-05-2026 remove_red_eye9627 personAnita Karyati
  2. Ketua RT di Gandaria Utara Ini Tak Henti Berinovasi

    access_time16-05-2026 remove_red_eye4510 personTiyo Surya Sakti
  3. 183 Ekor Ikan Napoleon Dilepas di Perairan Pulau Panggang

    access_time12-05-2026 remove_red_eye3670 personAnita Karyati
  4. Gerakan Pilah Sampah Menuju Jakarta Lebih Bersih, Sehat, dan Asri

    access_time15-05-2026 remove_red_eye1926 personFakhrizal Fakhri
  5. Ditarget Beroperasi Agustus 2026, Pramono Pastikan Keamanan Proyek LRT

    access_time13-05-2026 remove_red_eye1656 personDessy Suciati