You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
100 Warga Pademangan Ikuti Skrining PTM di RPTRA Budi Mulia
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

100 Warga Pademangan Ikut Cek Kesehatan di RPTRA Budi Mulia

Sebanyak 100 warga Kelurahan Pademangan Barat, Pademangan, Jakarta Utara, ikut pemeriksaan kesehatan di RPTRA Budi Mulia, Jumat (27/10). Kegiatan ini untuk mengetahui tingkat kesehatan masyarakat.

Warga juga kami edukasi untuk jalani PHBS dan rutin berolahraga,

Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat Kecamatan Pademangan, Cahyo Hudoyo mengatakan, kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap bulan ini merupakan bentuk pelayanan kesehatan yang diberikan Pemprov DKI kepada warga.

969 Murid SMPN 231 Ikut Skrining Kesehatan

"Kegiatan ini bekerjasama dengan Puskesmas Kecamatan Pademangan. Dilakukan sebulan sekali," katanya.

Dijelaskan Cahyo, layanan yang diberikan berupa skrining penyakit tidak menular (PTM) seperti hipertensi, diabetes dan lainnya. Diharapkan, hasil skrining ini dapat memberikan gambaran penanganan kesehatan yang dibutuhkan.

"Bila didapati warga memiliki risiko PTM, bisa segera ditangani dengan cepat agar tidak mengalami kondisi fatal,"bebernya.

Kepala Puskesmas Kecamatan Pademangan, Octoviana Carolina menambahkan, selain skrining PTM pihaknya juga mensosialisasi pola hidup bersih sehat (PHBS) kepada warga.

"Warga juga kami edukasi untuk jalani PHBS dan rutin berolahraga, serta perbanyak konsumsi buah dan sayur," pungkasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye10111 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1311 personAnita Karyati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1227 personFakhrizal Fakhri
  4. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1194 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye957 personBudhi Firmansyah Surapati