You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Snorkeling Dilarang Masuk Area Perlindungan Laut
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

Lindungi Biota Laut, Aktivitas Snorkeling Diawasi Ketat

Kerusakan terumbu karang di Pulau Seribu makin memprihatinkan. Agar kerusakannya tidak semakin parah, aktivitas wisata bawah laut seperti diving dan snorkeling di pulau tersebut kini diawasi ketat.

Area Perlindungan Laut (APL) dilarang untuk snorkeling dan diving, makanya kami minta pengawasan oleh petugas diperketat

Untuk melindungi biota laut, Pemerintah Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu juga melarang penyelam memasuki Area Perlindungan Laut (APL). Upaya perbaikan dan perawatan juga dilakukan pemerintah setempat. Dengan konservasi yang dilakukan diharapkan biota laut di kawasan itu tetap terjaga.

"Area Perlindungan Laut (APL) dilarang untuk snorkeling dan diving, makanya kami minta pengawasan oleh petugas diperketat," tegas Budi Utomo, Plt Bupati Kepulauan Seribu, Selasa (28/7).

Marinir Bantu Perbaiki Terumbu Karang Kepulauan Seribu

Budi mengimbau pengelola travel agar mematuhi aturan yang dibuat. Sebab, tidak semua tempat bisa dilakukan untuk aktivitas menyelam. Menurutnya, pengelola travel juga harus menolak permintaan tamu yang ingin diving ataupun snorkeling di area terlarang agar terumbu karang tidak terinjak-injak.

"Kami ingatkan kepada travel, sudah ada rambu dan spot-spot mana yang dilarang. Kalau melanggar akan kita tindak," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye4963 personNurito
  2. Personel Gabungan Kembalikan Fungsi Trotoar dan Saluran di Jalan Sungai Bambu

    access_time21-10-2026 remove_red_eye2994 personAnita Karyati
  3. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1795 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Antisipasi Cuaca Panas, Pemprov DKI Siapkan OMC Jelang JRF dan Konser Kanye West

    access_time21-10-2026 remove_red_eye1782 personDessy Suciati
  5. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1746 personNurito