You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Bakti Untuk Jakarta di Penjaringan Libatkan 600 Personel Gabungan
photo Doc - Beritajakarta.id

Bakti Untuk Jakarta di Penjaringan Libatkan 600 Personel Gabungan

Sebanyak 600 petugas gabungan ASN, PJLP serta Tenaga Ahli di lingkungan Pemkot Jakarta Utara bersama pelajar serta elemen masyarakat, ikut aksi Bakti untuk Jakarta di kawasan Kali Adem, Jalan Pluit Karang Asri, Pluit, Kecamatan Penjaringan, Minggu (19/11).

Mari kita jaga kebersihan Jakarta bersama-sama

Wali Kota Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim mengatakan, kegiatan kerja bakti massal ini dalam upaya meningkatkan kesiapan menghadapi musim hujan dan antisipasi banjir.

"Seperti yang kita ketahui hujan sudah mulai membasahi Jakarta. Bakti Kita untuk Jakarta ini dilakukan dalam persiapan menghadapi musim hujan dan antisipasi banjir," kata Ali.

Forum LMK Jakarta: Bakti Kita untuk Jakarta Cermin Rasa Kebersamaan

Ali menerangkan, area kerja bakti meliputi kawasan Jalan Pluit Karang Asri hingga Jalan Pluit Karang Barat. Kegiatan menyasar saluran penghubung (Phb), saluran mikro serta aksi bersih-bersih di sepanjang jalan.

Selain gelar aksi bersih-bersih, tambah Ali, dalam kegiatan ini juga dilakukan penanaman 200 pohon jenis Tabebuya di sepanjang Kali Adem.

"Mari kita jaga kebersihan Jakarta bersama-sama supaya dapat tetap bersih, aman, nyaman, bebas dari polusi, banjir, dan kalau bisa bebas dari sampah yang berserakan," pungkasnya.

Reporter : Anita Karyati

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye11036 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1332 personAnita Karyati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1256 personFakhrizal Fakhri
  4. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1250 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye972 personBudhi Firmansyah Surapati