You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Cegah Tumbang, Dua Pohon Angsana di Duren Sawit Dipangkas
photo Nurito - Beritajakarta.id

Dua Pohon Angsana di Duren Sawit Dipangkas

Dua pohon jenis Angsana di Jalan Swadaya, Kelurahan Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (25/1), dipangkas petugas Satgas Pertamanan dan Hutan Kota Kecamatan Duren Sawit

Mencegah terjadinya kasus pohon tumbang saat musim hujan,

Pemangkasan dilakukan untuk mencegah terjadinya kasus pohon tumbang atau sempal saat musim hujan.

Kasatpel Pertamanan dan Hutan Kota Kecamatan Duren Sawit, Meita Lolyta mengatakan, pemangkasan pohon tersebut dilakukan karena kondisinya sudah rindang dan dahannya menjuntai ke jalan. Sehingga selain menutupi pencahayaan kota juga menghalangi rambu lalu lintas serta rawan tumbang.

Petugas Gabungan Berhasil Evakuasi Pohon Tumbang di Kramat Jati

"Ini untuk mencegah terjadinya kasus pohon tumbang saat musim hujan," kata Meita.

Menurutnya, pemangkasan dua pohon setinggi sekitar tujuh meter ini dilakukan secara manual oleh 10 personel pasukan hijau. Di lokasi ini targetnya ada 10 pohon yang akan dipangkas secara bertahap.

Sementara, Sofyan (43), salah seorang warga RW 16 Duren Sawit, mengaku sangat apresiasi dengan penopingan pohon tersebut karena dapat meminimalisir terjadinya kasus pohon tumbang di wilayahnya.

"Iini memberikan kenyamanan dan kami juga tidak was-was ketikan hujan deras," tandasnya. .

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 70 Warga Kayu Manis Diedukasi Pilah Sampah

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1793 personNurito
  2. Pemprov DKI Kucurkan Rp253,6 M Gratiskan 103 Sekolah Swasta

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1371 personDessy Suciati
  3. Rano Ajak Perkupi Jadi Mitra Strategis Pemprov Jaga Jakarta

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1038 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Hujan Ringan Berpotensi Basahi Jaksel dan Jaktim

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1037 personDessy Suciati
  5. Generasi muda Diajak Produktif Lewat Jakarta Menulis 2026

    access_time26-04-2026 remove_red_eye951 personAnita Karyati