You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pemkot Jakpus Tanam 15 Pohon Tabebuya di Jalan Karet Pasar Baru Timur
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

15 Pohon Tabebuya Ditanam di Jalan Karet Pasar Baru Timur

Pemerintah Kota Jakarta Pusat, Jumat (2/2), menenam 15 pohon Tabebuya di sepanjang jalur hijau Jalan Karet Pasar Baru Timur V, Kelurahan Karet Tengsin, Tanah Abang. Kegiatan ini dipimpin Wali Kota, Dhany Sukma.

Kita upayakan menanam pohon sebanyak mungkin

Menurut Dhany, penanaman pohon pelindung ini merupakan langkah untuk mengatasi dampak perubahan iklim sekaligus menambah keindahan kota Jakarta Pusat.

Tuan Rumah Gerakan Tanam Pohon Bersama, JIEP Sumbang 200 Pohon

"Kita upayakan menanam pohon sebanyak mungkin untuk menangkap karbondioksida yang tersebar di udara. Selain itu juga untuk menambah estetika di jalan," katanya.

Dia berharap, penanaman pohon akan menjadikan wilayah Jakarta Pusat lebih hijau dan rindang. Sehingga, kualitas udara meningkat lebih baik dan bersih.

"Harapannya wilayah kita lebih hijau dan kualitas udara lebh baik, sehingga lebih nyaman dan sehat bagi warga," ujarnya.

Kepala Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) Jakarta Pusat, Mila Ananda menjelaskan, pihaknya menargetkan menanam 34 pohon Tabebuya di jalur hijau jalan tersebut. Nant, penanaman akan dilakukan secara bertahap oleh personel satgas.

"Jakarta Pusat itu wilayahnya paling sempit di banding lima wilayah lain. Jadi kami tengah petakan lokasi mana saja yang berpotensi dilakukan penanaman," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye11218 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1340 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1274 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1273 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye985 personBudhi Firmansyah Surapati