You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pemkot Jakpus Gelar Diseminasi Prevalensi 2023 dan Kick Off Penanganan Stunting 2024
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

Pemkot Jakpus Gelar Kick Off Penanganan Stunting 2024

Kita bergandengan tangan untuk menurunkan angka stunitng 

Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat, Jumat (16/2), melakukan kick off pelaksanaan delapan aksi konvergensi penanganan stunting 2024.

Bank DKI Bersinergi Tangani Stunting di Jakarta

Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Pusat, Rismasari mengatakan, secara umum pelaksanaan program penanganan stunting di wilayahnya pada 2023 lalu sudah berjalan baik. Namun, pihaknya terus meningkatkan upaya untuk mendukung tercapainya target pengentasan target penurunan prevalensi stunting menjadi 14 persen di tahun 2024.

"Angka kita jauh di bawah nasional. Namun, kita harus terus meningkatkan upaya agar capaiannya lebih baik lagi," katanya.

Risma berharap, semua organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Jakpus bisa mengintegrasikan program mereka yang bisa mendukung upaya mengatasi stunting. 

Dicontohkannya, pada tingkat kecamatan dan kelurahan terdapat program pemberian makanan tambahan serta di Suku Dinas SDA dan Suku Dinas PRKP ada program Jamban Komunal.

Upaya integratif ini, menurut Risma, sangat efektif dalam mengatasi mengalami persoalan stunting, seperti anak underweigth dan wasting. 

"Kita bergandengan tangan untuk menurunkan angka stunitng di Jakarta Pusat, kalau bisa zero di 2024," tegasnya.

Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Pusat, Iqbal menambahkan, hasil evaluasi penanganan stunting 2023 memberi gambaran yang utuh tentang kebutuhan upaya penanganan stunting tahun ini. Karena itu, pihaknya melakukan kick off penanganan stunting 2024 dengan melibatkan seluruh jajaran OPD terkait.

Dia mengungkapkan, seluruh OPD telah memaparkan program terkait stunting yang teranggarkan dalam DPA 2024. Dari paparan tersebut, ungkap Iqbal, pihaknya bisa menyusun timeline pelaksanaan program penanganan stunting dengan melibatkan CSR dan seluruh potensi masyarakat.

"Kita ingin by name by address tepat dapat merasakan program ini. Tidak hanya stunting, prioritas kita juga menangani underweigth dan wasting," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Wali Kota Jaksel Minta Jajaran Responsif Tangani Aduan Warga

    access_time06-07-2026 remove_red_eye2727 personTiyo Surya Sakti
  2. Pramono Sebut Transparansi Perizinan Jadi Kunci Jakarta Kota Global

    access_time07-07-2026 remove_red_eye1416 personDessy Suciati
  3. Peringatan 100 Tahun, Pemprov DKI Komitmen Lanjutkan Legasi Ali Sadikin

    access_time07-07-2026 remove_red_eye1327 personDessy Suciati
  4. Pramono Dukung Color of Jakarta, Potret Jejak Pembangunan Kota

    access_time07-07-2026 remove_red_eye1308 personDessy Suciati
  5. Kebayoran Lama Selatan Miliki 56 Tempat Pengelolaan Sampah Organik

    access_time11-07-2026 remove_red_eye1245 personTiyo Surya Sakti