You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 1.033 Pemudik Tiba di Terminal Terpadu Pulogebang
photo Nurito - Beritajakarta.id

1.033 Pemudik Tiba di Terminal Terpadu Pulogebang

Sebanyak 1.033 pemudik telah tiba di Terminal Terpadu Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur pada Minggu (14/4) pagi  Diprediksi puncak arus balik libur Lebaran tahun ini akan terjadi pada siang  hingga malam nanti.

Perjalanan memang sempat macet di tol namun tidak terlalu parah

Komandan Regu Terminal Terpadu Pulogebang, Mujib Thambrin mengatakan, 1.033 pemudik arus balik ini tercatat dari pukul 00.00 hingga 05.00 tadi.

"1.033 orang pemudik telah tiba di Terminal Pulogebang tadi pagi. Mereka datang secara bertahap menggunakan 126 armada angkutan lebaran," kata Mujib, Minggu (14/4).

Amankan Libur Nataru, Sudinhub Jaktim Siagakan 55 Personel

Menurutnya, pada hari Sabtu (13/4), tercatat jumlah penumpang tiba di Terminal Terpadu Pulogebang sebanyak 2.014 pemudik yang tiba menggunakan 299 armada. Angka ini terhimpun dari pukul 00.00 hingga 21.00 malam.

Suciati (42), salah seorang pemudik yang tiba di terminal ini mengatakan, sengaja kembali ke Jakarta hari Minggu ini agar ada waktu sehari untuk beristirahat. Karena pada Selasa (16/4), dirinya sudah kembali bekerja di sebuah pabrik garmen di Kawasan Industri Pulogadung, Cakung, Jakarta Timur.

"Perjalanan memang sempat macet di tol namun tidak terlalu parah," tandas pemudik asal Tegal, Jawa Tengah ini.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye10089 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1311 personAnita Karyati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1226 personFakhrizal Fakhri
  4. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1194 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye957 personBudhi Firmansyah Surapati