You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 BBPOM Jakarta Gelar Pelatihan Fasilitator Pasar Kawal Keamanan Pangan
photo Folmer - Beritajakarta.id

BBPOM DKI Gelar Pelatihan Fasilitator Pasar

Balai Besar Pengawasan Obat Makanan (BBPOM) DKI Jakarta telah melaksanakan Program Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas melalui kegiatan pelatihan fasilitator pasar dalam upaya menjamin keamanan pangan bagi masyarakat. 

Bimtek bertujuan melatih petugas pengelola pasar agar mampu melakukan pengawasan

Pelatihan ini diikuti puluhan fasilitator dari 12 pasar tradisional yang tersebar di lima wilayah kota. Di antaranya Pasar Tomang Barat, Ganefo, Waru, Lenteng Agung, Gembrong Baru, Kedoya, Pos Pengumben, Santa,  Tebet Timur, Menteng Pulo, Rawamangun dan Kramat Jati. 

Kepala Balai Besar POM DKI Jakarta, Sofiyani Chandrawati Anwar mengatakan, pihaknya menyelenggarakan pelatihan fasilitator sebagai rangkaian tahapan Program Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas. 

BBPOM di DKI Jakarta Gelar Forum Konsultasi Publik

“Bimtek bertujuan melatih petugas pengelola pasar agar mampu melakukan pengawasan terhadap bahan berbahaya yang sering disalahgunakan pada pangan, bahan maupun produk pangan yang diduga mengandung bahan berbahaya di pasar secara mandiri,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (8/5). 

Sofi berharap, pengelola pasar mampu melakukan pengawasan terhadap bahan pangan maupun produk pangan yang diduga berbahaya melalui sampling dan pengujian cepat menggunakan rapid test kit. 

"Sehingga petugas pasar bisa secara mandiri melakukan pengawasan kemanan pangan di pasar agar peredaran bahan berbahaya di pasar dapat dikendalikan,” tuturnya. 

Direktur Properti dan Perpasaran Perumda Pasar Jaya, Aristianto mengungkapkan, pengelola pasar merupakan garda terdepan untuk mengedukasi pedagang terkait penerapan keamanan pangan di pasar. 

“Kami tidak bisa bergerak sendiri untuk mengawal pangan aman, sehingga menggandeng komunitas. Di antaranya pedagang untuk diedukasi dan diarahkan supaya bersama mengawal, menjual pangan yang aman di pasar,” ucapnya.

Ia menjelaskan, Perumda Pasar Jaya saat ini mengelola 144 pasar tradisional yang telah beroperasi aktif setiap hari. Dari pelatihan ini,  perwakilan pengelola dari 12 pasar tradisional yang telah dilatih diharapkan akan menjadi agen atau kader pangan aman di pasar tradisional. 

"Termasuk dapat menyebarluaskan hasil pelatihan ini kepada fasilitator pasar lainnya. Sehingga tidak ada lagi bahan dan produk pangan mengandung bahan berbahaya beredar di pasar tradisional," pintanya. 

Sekadar diketahui, BBPOM DKI Jakarta juga menyerahkam paket pengujian cepat (rapid test kit) formalin, boraks rhodamine B dan methanyl yellow kepada pasar Tomang Barat dan pasar Ganefo yang merupakan pasar intervensi program Tahun 2024. 

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Tegaskan Larangan Mengamen di Mikrotrans dan Halte

    access_time02-10-2026 remove_red_eye3264 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. 4.100 Benih Ikan Didistribusikan di Lima Pulau Permukiman

    access_time02-10-2026 remove_red_eye2888 personAnita Karyati
  3. Syafrin Minta Pengurus RT/RW Terus Jadi Mitra Strategis Pemerintah

    access_time01-10-2026 remove_red_eye1635 personTiyo Surya Sakti
  4. Jalan Raya Ciracas Dilebarkan

    access_time01-10-2026 remove_red_eye1456 personNurito
  5. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1265 personFolmer