You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Dispusip Adakan Workshop Ekspedisi Literasi Naskah Kuno Indonesia
photo Istimewa - Beritajakarta.id

Dispusip Adakan Workshop Ekspedisi Literasi Naskah Kuno Indonesia

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Provinsi DKI Jakarta menyelenggarakan Workshop Ekspedisi Literasi Naskah Kuno Indonesia (Eksplanasi), Rabu (22/5).

Inisiatif ini ditujukkan untuk merangkul semangat penulis-penulis muda dan berbakat

Sebanyak 100 peserta yang mengikuti workshop ini terdiri dari kalangan santri, pimpinan pondok pesantren, wali santri, para pegiat naskah serta masyarakat umum.

Workshop bertema ‘Pengembangan Koleksi Budaya Etnis Nusantara dengan Peningkatan Kemampuan Literasi Naskah Kuno Bersanding Secara Digital’ menghadirkan narasumber yaitu penulis Saiful Falah dan filolog Rias Antho Rahmi Suhardjo.

Dispusip Luncurkan 21 Judul Buku Pemenang Lomba Hanjaba 2023

Kepala Dispusip Provinsi DKI Jakarta, Firmansyah mengatakan, Program Eksplanasi juga merupakan pemberdayaan dan pelestarian terhadap naskah-naskah kuno yang yang berasal dari warisan nusantara.

“Inisiatif ini ditujukkan untuk merangkul semangat penulis-penulis muda dan berbakat dari kalangan akademisi maupun masyarakat umum untuk menggali intisari pengetahuan dari naskah kuno,” ungkap Firmansyah.

Sementara itu, Kepala Bidang Deposit dan Pengembangan Perpustakaan Dispusip DKI Jakarta, Eka Nuretika menyampaikan, kegiatan ini merupakan amanat dalam Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan dan tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2014 bahwa dalam rangka penyimpanan, perawatan, pelestarian dan pemanfaatan kekayaan naskah nusantara, perlu dilakukan pendaftaran naskah kuno Nusantara kepada Perpustakaan Nasional dan atau melalui Perpustakaan Provinsi. Ia menambahkan, upaya ini sekaligus untuk menyelamatkan naskah dari ancaman bahaya.

“Diharapkan para peserta Workshop Eksplanasi dapat menyadari pentingnya pelestarian naskah kuno sebagai bagian dari identitas budaya bangsa, mengembangkan koleksi naskah kuno etnis Nusantara melalui partisipasi aktif masyarakat, serta memperluas pengetahuan dan apresiasi terhadap kekayaan warisan budaya Indonesia,” kata Eka.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Dubes Belanda Lihat Kemeriahan Peringatan HUT ke-81 RI di Malaka Jaya

    access_time17-08-2026 remove_red_eye7880 personNurito
  2. Warga Kepulauan Seribu Berhak Dapat Layanan Transportasi Setara

    access_time16-08-2026 remove_red_eye1578 personFakhrizal Fakhri
  3. Lomba Dayung di Pasar Baru Digelar Akhir Agustus

    access_time20-08-2026 remove_red_eye1401 personFolmer
  4. Pemprov DKI Inventarisasi Kebutuhan dan Pengiriman Bantuan Korban Gempa NTT

    access_time16-08-2026 remove_red_eye1037 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Ketua RW dan LMK di Susukan Adu Jago Bikin Nasi Goreng

    access_time19-08-2026 remove_red_eye1033 personNurito