You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Sudin KPKP Cek Kualitas Air Waduk Sagoro
photo Anita Karyati - Beritajakarta.id

Sudin KPKP Jakut Lakukan Uji Laboratorium Air Waduk Sagoro

Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (Sudin KPKP) Jakarta Utara telah mengambil sampel air di Waduk Sagoro, Jalan Boulevard Barat Raya, RT 02/09, Kelurahan Kelapa Gading Barat, Kecamatan Kelapa Gading untuk diuji laboratorium.

Hasilnya masih menunggu tiga hari

Pengambilan sampel ini dilakukan bersama Laboratorium Kesehatan Lingkungan Unit Pelayanan Teknis Pusat Produksi, Inspeksi, dan Sertifikasi Hasil Perikanan (UPT PPISHP) Dinas KPKP DKI Jakarta.

Kepala Sudin KPKP Jakarta Utara, Unang Rustanto mengatakan, pengecekan dilakukan untuk menindaklanjuti laporan masyarakat setempat terkait banyaknya ikan mati di lokasi tersebut. Pengecekan dilakukan dengan melakukan pengambilan sampel air di beberapa area waduk.

Dinas KPKP Pantau Penyakit Ikan dan Kualitas Air di Lima KJA

"Kita masih menyelidiki dengan mengambil sampel air dan ikan untuk dilakukan uji laboratorium. Hasilnya masih menunggu tiga hari ke depan," ujarnya, Kamis (23/5).

Unang menjelaskan, dugaan sementara kejadian ikan mati adanya faktor dari kenaikan suhu (perubahan cuaca ekstrem) dan limbah. Sebab, hasil sementara uji fisik kadar keasaman (pH) air di ambang batas normal.

"Ujji fisik yang telah dilakukan dengan Water Quality Checker, caranya dengan mencelupkan alat uji di beberapa titik lokasi," terangnya.

Menurutnya, untuk parameter uji fisik antara lain suhu, kekeruhan, konduktivitas (uji daya penghantar listrik), pengukuran total padatan terlarut (Total Dissolved Solid/TDS), dan salinitas.

"Semoga hasilnya bagus dan tidak ada hal yang mencurigakan. Saat ini masih ditemukan ikan mati," ungkapnya.

Sementara itu, salah seorang warga Kelapa Gading Barat, Ridwan (33) mengaku kerap melihat banyaknya ikan mati di perairan waduk.

Ia mengapresiasi gerak cepat pemerintah untuk menangani permasalahan tersebut karena waduk tersebut sering dijadikan tempat pemancingan oleh warga sekitar.

"Saya melihat ada lebih dari tiga keranjang ikan yang mati. Semoga tidak ada sesuatu yang membahayakan manusia dan habitat di Waduk Sagoro," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Peserta HBKB Diedukasi Pencegahan DBD

    access_time27-09-2026 remove_red_eye1271 personTiyo Surya Sakti
  2. Uji Coba HBKB Dua Kali Sepekan Diminta Terbatas

    access_time24-09-2026 remove_red_eye1246 personFakhrizal Fakhri
  3. Kontrak Kerja 895 Guru PPPK di Jakut dan Kepulauan Seribu Diperpanjang

    access_time28-09-2026 remove_red_eye1164 personAnita Karyati
  4. Pemkot Jakpus Jamin Pengadaan Tanah Proyek MRT Thamrin - Kwitang Dilakukan Terbuka

    access_time24-09-2026 remove_red_eye1086 personFolmer
  5. Penataan Kawasan Unggulan di Ciracas Usung Konsep Penghijauan Lingkungan

    access_time25-09-2026 remove_red_eye966 personNurito