You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Bangun RPTRA, Ahok Gandeng 11 Perusahaan
photo Yopie Oscar - Beritajakarta.id

Bangun RPTRA, Ahok Gandeng 11 Perusahaan

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menggandeng 11 perusahaan untuk membangun Ruang Publik Ramah Anak Terpadu (RPTRA). Akan ada enam lokasi yang menjadi percontohan. Empat diantaranya sudah terbangun.

Cantumkan nama perusahaan bapak ibu supaya masyarakat kecil bisa mulai melihat. Karena selama ini ada persepsi perusahaan itu mau cari untung saja

Ke-11 perusahaan yang digandeng antara lain Agung Sedayu Grup, Summarecon, Agung Podomoro, Ciputra, PT Intiland, PT Djarum (Bibli.com), Metropolitan Kencana, Barito Pasific, Alfa Goldland (Alam Sutra), Nestle dan Dharma Suci.

Ahok pun mempersilahkan perusahaan untuk mencantumkan nama pada RPTRA yang dibuatnya. Hal ini bertujuan agar masyarakat bisa mengetahui perusahaan mana saja yang memiliki kontribusi positif untuk publik.

9 RPTRA akan Dibangun di Cakung

"Cantumkan nama perusahaan bapak ibu supaya masyarakat kecil bisa mulai melihat. Karena selama ini ada persepsi perusahaan itu mau cari untung saja. Biaya yang bapak ibu habiskan sebagai pengusaha, itulah jadi harga satuan kami," kata Ahok di Balaikota, Jumat (7/8).

Kerjasama itu ditandai dengan penandatanganan kesepakatan pembangunan RPTRA. Pembangunan RPTRA ini merupakan corporate social responcibility (CSR) dari masing-masing perusahaan.

"RPTRA ini urusan dari janin sampai sepuh. Semua orang kumpul di situ. Dinas-dinas kami bantu. Indeks kebahagiaan orang itu berapa lama anda menikmati sebuah taman," ucap Ahok.

Ahok meminta kepada para pengusaha agar RPTRA yang dibangun juga dilengkapi dengan close circuit television (CCTV). Sehingga lurah dan camat setempat bisa memantau secara mudah.

Selain itu, Ahok juga meminta agar gedung-gedung yang ada di Jakarta dilengkapi dengan CCTV yang terhubung dengan Polda Metro Jaya. Hal itu bisa membantu untuk memonitor kejahatan yang ada di ibu kota.

"Saya imbau semua gedung bapak ibu pasang CCTV beresolusi tinggi sampai bisa lihat pelat nomor. Nanti dikoneksi ke polisi dan tentara. Kalau ada apa-apa mereka bisa monitor penjahat lari ke mana bisa diawasi dengan baik," tandas Ahok.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1177 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1153 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye931 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye919 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye840 personBudhi Firmansyah Surapati