You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Sudin KPKP Jakbar Musnahkan 66 Kg Hati Hewan Kurban Yang Diafkir
photo Istimewa - Beritajakarta.id

66 Kilogram Organ Hati Hewan Kurban di Jakbar Dimusnahkan

Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (Sudin KPKP) Jakarta Barat memusnahkan sebanyak 66 kilogram organ hati hewan kurban.

Makanya kami musnahkan

Kepala Sudin KPKP Jakarta Barat, Novy C Palit mengatakan, pemusanahan 66 kilogram hati hewan kurban tersebut merupakan hasil pemeriksaan yang dilakukan Satgas Postmortem Jakarta Barat pada 3.020 hewan kurban yang disembelih di delapan kecamatan di Jakarta Barat.

“66 kilogram hati hewan kurban tersebut ditemukan cacing hati. Makanya kami musnahkan,” ujar Novy, Rabu (19/6).

BBPOM di Jakarta Musnahkan Kosmetik Ilegal Bernilai Ratusan Juta

Dijelaskan Novy, pihaknya hanya memusnahkan bagian hati hewan kurban yang terdapat cacing hati. Sedangkan daging dan bagian lainnya tetap aman untuk dikonsumsi.

"Untuk bagian hati hewan yang ditemukan cacing hati sebenarnya cacingnya akan mati saat dimasak dengan air mendidih. Tapi akan lebih baik apabila jaringan hati yang rusak diafkir dan tidak ikut dikomsumsi sehingga lebih baik untuk dimusnahkan," tandasnya.

Sementara itu, berdasarkan data Sudin KPKP Jakarta Barat, hingga 18 Juni 2024, tercatat ada 3.020 hewan kurban yang telah disembelih terdiri dari 877 ekor sapi, 10 kerbau, 1.952 kambing dan 181 domba.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye5970 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5590 personNurito
  3. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2024 personFakhrizal Fakhri
  4. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1791 personAnita Karyati
  5. Kapasitas LRT Diminta Ditambah Usai Transportasi Publik Semakin Terhubung

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1603 personFakhrizal Fakhri