You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Sudin Kebudayaan Jakbar Tutup Pelatihan Seni Tari Nusantara
photo TP Moan Simanjuntak - Beritajakarta.id

Sudin Kebudayaan Jakbar Tutup Pelatihan Seni Tari Nusantara

Suku Dinas (Sudin) Kebudayaan Jakarta Barat secara resmi menutup pelatihan seni nusantara yang diikuti 30 peserta di Gedung Pusat Pelatihan Seni Budaya (PPSB) KH Usman Perak, Jalan Rama Raya, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jumat (5/7).

Buat saya ini sangat berkesan, karena sangat mencintai seni tari

Plt Kepala Sudin Kebudayaan Jakarta Barat, Sri Kusumawati mengatakan, kegiatan diikuti 30 peserta yang memanfaatkan waktu libur sekolah.

55 Anak-anak Unjuk Kebolehan Menari di RPTRA Kaca Piring

“Setelah mengikuti pelatihan ini kami berharap para peserta tidak hanya mahir mempelajari gerakan tari yang indah, melainkan juga dapat mempelajari filosofi dan ornamen dalam setiap tarian,” ujar Sri.

Kasi Pembinaan Sudin Kebudayaan Jakarta Barat, Agung Priosusanto menambahkan, kegiatan berlangsung sejak 25 Juni - 5 Juli 2024. Adapun pesertanya terdiri dari pelajar, mahasiswa dan masyarakat umum.

“Ada empat pelatih tari. Adapun materi yang diberikan yakni tarian pesona Nusantara yang merupakan perpaduan dari daerah Aceh, Bali, Kalimantan, Papua, Jawa Barat dan Jawa Tengah,” katanya.

Sementara itu, Tyara Anjarsari (19), salah satu peserta pelatihan mengaku senang dan bangga bisa mengikuti pelatihan seni tari yang diselenggarakan Sudin Kebudayaan Jakarta Barat.

“Buat saya ini sangat berkesan, karena sangat mencintai seni tari,” tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye6583 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1277 personAnita Karyati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1175 personFakhrizal Fakhri
  4. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye924 personBudhi Firmansyah Surapati
  5. Buka JAFEX 2026, Pramono Ingin Optimalkan Pemanfaatan Aset Daerah

    access_time11-08-2026 remove_red_eye808 personDessy Suciati