You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
15 Petugas PPSU Bersihkan Puing Rumah Ambruk di Jembatan Besi
photo Istimewa - Beritajakarta.id

Petugas PPSU Bantu Bersihkan Rumah Warga yang Ambruk di Tambora

Sebanyak 15 petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) dikerahkan membersihkan puing-puing rumah warga yang ambruk di Jalan Jembatan Besi II, RT 07/02, Kelurahan Jembatan Besi, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat.

"Kami juga sudah berkoordinasi dengan Baznas (Bazis) Jakarta Barat,"

Lurah Jembatan Besi, Arief Budiman mengungkapkan, ambruknya rumah semi permanen dua lantai milik Salim (63), diakibatkan hujan deras disertai angin kencang yang terjadi Senin (9/9) sore.

“Aksi bersih-bersih ini dalam rangka percepatan normalisasi,” ujar Arief, Selasa (10/9).

Personel Lintas OPD Kerja Bakti Bersihkan Lapangan Ki Amat di Kembangan

Dikatakan Arief, selain mengerahkan belasa petugas PPSU, pihaknya juga mengerahkan satu unit truk dan satu unit mobil pikap milik Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Jakarta Barat untuk mengangkut sisa sampah dan puing.

“Kami juga sudah berkoordinasi dengan Baznas (Bazis) Jakarta Barat untuk Program Bedah Rumah terhadap tempat tinggal milik Salim,” katanya.

Ditambahkan Arief, saat ini pemilik rumah yang ambruk tersebut untuk sementara juga sudah ditampung di sebuah bangunan Majelis Taklim Al Mutaalimin serta telah mendapatkan bantuan dari BPBD DKI Jakarta.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye10673 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1323 personAnita Karyati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1245 personFakhrizal Fakhri
  4. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1232 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye965 personBudhi Firmansyah Surapati