You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kemarau, Kelompok Tani Taruna Jaya Justeru Panen Raya
photo Nurito - Beritajakarta.id

Kemarau, Kelompok Tani Taruna Jaya Panen Raya

Di tengah musim kemarau, Kelompok Tani Taruna Jaya di RT 08/06, Karet Tengsin, Tanah Abang, Jakarta Pusat, masih melakukan panen raya, Rabu (12/8). Berbagai jenis sayuran dihasilkan dari kelompok tani yang memiliki 20 anggota ini.

Bahkan kita juga panen lele sebanyak 7 kuintal. Lele itu oleh petani dijual ke pedagang seharga Rp 16 ribuan per kilogram

Kepala Suku Dinas Kelautan, Pertanian dan Ketahanan Pangan (KPKP) Jakarta Pusat, Mulyadi mengatakan, dengan adanya panen raya ini menunjukkan bahwa lahan pertanian di ibu kota masih subur walau kemarau.

Di lahan seluas sekitar 400 meter persegi ini, kelompok tani binaannya berhasil memanen berbagai sayur mayur. Di antaranya kangkung, bayam, kucai, selada, sawi, saledri. Tak hanya itu, berbagai seperti markisa, melon, jeruk dan lainnya juga ikut dipanen.

33 Hektare Sawah di Jakbar Siap Panen

"Bahkan, kita juga panen lele sebanyak 7 kuintal. Lele itu oleh petani dijual ke pedagang seharga Rp 16 ribuan per kilogram," ujar Mulyadi.

Pihaknya, lanjut Mulyadi, akan terus melakukan pembinaan agar petani dapat meningkatkan kuantitas dan kualitas hasil panennya. Kelommpok tani ini sudah beraktivitas sejak 3 tahun lalu. Lahan yang dijadikan ladang pertanian adalah lahan tidur milik PT Jaya Lintas.

Sementara, Ketua Kelompok Tani Taruna Jaya, Zulhamsyah mengaku senang dengan adanya lahan kosong yang dapat dimanfaatkan untuk pertanian. Sebab, dengan adanya lahan maka masyarakat dapat bercocok tanam dan panen raya. Hasilnya bisa digunakan untuk menambah memenuhi kebutuhan hidup rumah tangganya.

"Kebanyakan anggota kami ini kaum wanita. Mereka sangat senang karena bisa beraktifitas sekaligus mencari penghasilan tambahan untuk kebutuhan hidup," ujar Zulhamsyah.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6780 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6144 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1398 personDessy Suciati
  4. PT Pembangunan Jaya Ancol Berkolaborasi Santuni 2.000 Mustahik

    access_time08-03-2026 remove_red_eye1270 personAnita Karyati
  5. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1262 personTiyo Surya Sakti