You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Pembuatan Turap Anak Kali Semanan di Duri Kosambi Capai 80 Persen
photo TP Moan Simanjuntak - Beritajakarta.id

Pembuatan Turap Anak Kali Semanan di Duri Kosambi Capai 80 Persen

Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Jakarta Barat membangun turap anak Kali Semanan di Perumahan Duri Kosambi Baru, RT 02/02, Duri Kosambi, Cengkareng.

"Warga di sini menyambut baik pembuatan turap anak Kali Semanan,"

Kepala Sudin SDA Jakarta Barat, Purwanti mengatakan, pembuatan turap anak Kali Semanan di lokasi tersebut dibuat di kedua sisi masing-masing sepanjang 193 meter dan tinggi tiga meter.

“Pembangunan ini merupakan pengerjaan lanjutan dan bertujuan mencegah erosi serta menjadikan kawasan lebih rapi dan aliran air dapat mengalir lancar,” jelas Purwanti, Jumat (29/11).

Perbaikan Turap Kali Utan Kayu Rampung Awal Desember

Dikatakan Purwanti, pengerjaan pembuatan turap sudah dilakukan sejak 24 April 2024 oleh sebanyak 12 personel menggunakan batu kali.

“Saat ini pengerjaan sudah mencapai 80 persen dan ditargetkan selesai pada Desember 2024,” katanya.

Sementara itu, Jhon Herry (45), petugas keamanan Perumahan Duri Kosambi Baru, menyambut baik pembangunan turap di wilayah perumahan tersebut.

“Warga di sini menyambut baik pembuatan turap anak Kali Semanan. Karena selain mencegah erosi juga membuat lingkungan nantinya lebih rapi,” tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lurah Kalisari Minta Maaf Terkait Unggahan Foto AI, Petugas Disanksi

    access_time06-04-2026 remove_red_eye29472 personNurito
  2. Kasatpol PP Jaksel Pastikan Penertiban PKL di Jalan HR Rasuna Said Humanis

    access_time07-04-2026 remove_red_eye2213 personTiyo Surya Sakti
  3. Pemprov DKI Pastikan Gelar Lebaran Betawi 2026 Pekan Depan

    access_time03-04-2026 remove_red_eye1209 personFakhrizal Fakhri
  4. Jakarta Melesat Duduki Peringkat Kedua Kota Teraman di ASEAN

    access_time07-04-2026 remove_red_eye1067 personDessy Suciati
  5. Legislator Dukung Penertiban Billboard Bermuatan Sensitif

    access_time06-04-2026 remove_red_eye964 personFakhrizal Fakhri