You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kelurahan Ancol & Kelapa Gading Nihil Jentik Nyamuk DBD
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

Kelurahan Ancol & Kelapa Gading Nihil Jentik Nyamuk DBD

Mengantisipasi penularan penyakit demam berdarah melalui gigitan nyamuk aedes aegypti, Pemkot Administrasi Jakarta Utara kembali mengintensifkan kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di pemukiman warga.

Kegiatan ini sekaligus mengecek aktivitas kader jumantik (juru pemantau jentik) di Kelurahan Ancol

Kegiatan PSN yang dipimpin Wakil Walikota Jakarta, Wahyu Haryadi, Jumat (14/8) menyasar pemukiman warga di RW 10, Kelurahan Ancol, Pademangan. Setelah dilakukan  pengecekan langsung ke rumah-rumah warga, petugas tidak menemukan jentik nyamuk.

"Kegiatan ini sekaligus mengecek aktivitas kader jumantik (juru pemantau jentik) di Kelurahan Ancol," kata Wahyu.

Tekan DBD, Jakut Galakkan PSN

Menurut Wahyu, meski tidak ditemukan jentik nyamuk, warga tetap diimbau untuk meningkatkan kewaspadaanya, misalnya rutin mengecek dispenser, kulkas, kolam, pot bunga dan barang bekas lainnya.

Kegiatan serupa di RW 18, Kelurahan Kelapa Gading juga tidak ditemukan jentik nyamuk di rumah-rumah warga. Kegiatan PSN di wilayah ini dipimpin Sekretaris Pemkot Administrasi Jakarta Utara, Junaedi.

“Sebelum berkembang biak, sejak dini jentik nyamuk DBD harus cepat dibasmi.  Untuk pencegahannya semua unsur harus peduli menjaga kebersihan lingkungan,” jelas Junaidi.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1186 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1169 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye952 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye940 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye850 personBudhi Firmansyah Surapati