You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
PPSU Kebagusan Pangkas Pohon di Jalan Kebagusan Raya Hingga TB Simatupang
photo Tiyo Surya Sakti - Beritajakarta.id

Pohon Rawan Tumbang di Kebagusan Dipangkas

Sebanyak delapan petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Kebagusan, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan melakukan pemangkasan rawan tumbang dan rimbun di wilayah Jalan Kebagusan Raya hingga Jalan TB Simatupang.

"Memberikan kenyamanan dan keamanan"

Staf Ekonomi dan Pembangunan Kelurahan Kebagusan, Citra mengatakan, pemangkasan bertujuan untuk menghindari pohon tumbang, terutama saat terjadi hujan disertai angin kencang.

"Kita pangkas ringan saja, kalau yang besar-besar kami sudah meminta bantuan Sudin Tamhut Jakarta Selatan," ujarnya, Jumat (13/12). 

Lima Pohon Rawan Tumbang di Pulogadung Dipangkas

Citra menjelaskan, pohon yang dipangkas berjenis Angsana, Pete, Tanjung, dan pohon Bambu. Pemangkasan dilakukan menggunakan peralatan manual. 

"Kami berharap dengan sudah dipangkasnya pohon ini dapat memberikan kenyamanan dan keamanan bagi warga yang melintas," terangnya.

Sementara itu, salah seorang warga, Fahmi Rizal (35) mengapresiasi pemangkasan pohon yang dilakukan. Selain memberikan keamanan dan kenyamanan, juga meningkatkan keindahan lingkungan. 

"Sudah rapi dan semoga ke depan tidak ada pohon yang tumbang saat hujan di area ini," tandasnya. 

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5333 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1857 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1795 personFakhrizal Fakhri
  4. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1787 personNurito
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1589 personAnita Karyati