You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Wakil Ketua DPRD Ingin Sosialisasi HMPV Lebih Masif
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

Rany Mauliani Ajak Warga Terapkan PHBS Cegah Penularan HMPV

Wakil Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta, Rany Mauliani mengajak masyarakat menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) untuk mencegah tertular virus Human Metapneumovirus (HMPV).

"Warga perlu diedukasi"

Rany mengatakan, Dinas Kesehatan DKI Jakarta perlu terus menggencarkan sosialisasi PHBS agar menjadi budaya warga Jakarta. Sosialisasi yang efektif akan membantu masyarakat dalam meningkatkan imunitasnya dan mengurangi risiko penularan HMPV.

"Bisa terkait budaya cuci tangan, selepas Covid-19 sudah tidak ada lagi iklan atau ajakan rajin mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer. Jadi maksudnya diingatkan lagi," ujarnya, Senin (14/1).

DPRD Tetapkan Rapat Paripurna Penetapan Gubernur-Wagub Terpilih Diadakan Besok

Rany menegaskan pentingnya belajar dari pengalaman penanganan pandemi Covid-19, sosialisasi yang masif bisa berdampak efektif mencegah penularan.

"Memang berapa kali Dinas Kesehatan menyampaikan kalau HMPV ini bukan virus baru. HMPV ini sudah ada sejak lama virusnya seperti menyerupai flu, namun tetap warga perlu diedukasi agar juga tidak ada kepanikan," terangnya.

Menurutnya, sosialisasi tentang HMPV tidak hanya sebatas imbauan gaya hidup sehat, melainkan harus mencakup langkah-langkah konkret yang dapat dilakukan masyarakat. 

"Kita harus tahu pencegahannya apa? Kalau ada yang flu harus bagaimana isolasinya, berapa lama, ketika ada gejala kapan harus mulai ke IGD atau ke Puskesmas, itu juga harus disosialisasikan," tandasnya.

Untuk diketahui, Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta memastikan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang disebabkan virus HMPV telah tertangani dengan baik. Namun, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan tetap menjaga kesehatan.

Tercatat sejak 2023 hingga Januari 2025, ada 214 kasus ISPA akibat HMPV yang tersebar di wilayah Jakarta, dengan rincian 13 kasus pada 2023, 121 kasus pada 2024, dan 79 kasus di tahun 2025.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

    access_time27-01-2026 remove_red_eye1350 personAnita Karyati
  2. Cuaca Berawan Diprediksi Naungi Jakarta Hari Ini

    access_time26-01-2026 remove_red_eye1203 personDessy Suciati
  3. Cegah Banjir, Pemprov DKI Siapkan OMC hingga Siagakan 200 Ekskavator

    access_time26-01-2026 remove_red_eye992 personDessy Suciati
  4. Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

    access_time29-01-2026 remove_red_eye962 personDessy Suciati
  5. KORPRI DKI Salurkan Donasi untuk Penyintas Bencana di Sumatra

    access_time30-01-2026 remove_red_eye785 personFakhrizal Fakhri
close