You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Wakil Ketua Komisi A Minta Pengelola Gedung Pastikan Ketersediaan APAR
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

Wakil Ketua Komisi A Minta Pengelola Gedung Pastikan Ketersediaan APAR

Wakil Ketua Komisi A DPRD Provinsi DKI Jakarta, Alia Noorayu Laksono meminta para pengelola gedung, khususnya pusat perbelanjaan dan perkantoran untuk memastikan ketersediaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang berfungsi baik.

"Inspeksi rutin dan pengisian ulang APAR "

Alia mengatakan, jumlah APAR tersebut harus disesuaikan dengan luas area dan tingkat risiko kebakaran. APAR yang digunakan minimal berkapasitas 3,5 kilogram dan wajib bersertifikat SNI.

"Penting juga dilakukan inspeksi rutin dan pengisian ulang APAR setiap dua tahun," ujarnya, Jumat (17/1).

Ima Mahdiah Apresiasi Peningkatan Kesejahteraan Warga Jakarta

Menurutnya, pemberian sanksi perlu diberlakukan bagi pengelola gedung yang tidak memenuhi persyaratan dalam menyediakan APAR yang memadai.

Ia berharap dengan adanya penegakan hukum yang tegas dapat mencegah terjadinya kebakaran besar, apalagi sampai menimbulkan korban jiwa di masa mendatang. 

"Aturannya sudah ada sejak 2022 dan implementasinya perlu diawasi lebih ketat. Sanksi bisa berupa teguran, denda, atau pencabutan izin operasional jika pengelola tidak mematuhi standar keselamatan yang ditetapkan," terangnya.

Alia mengajak semua pihak, termasuk pemerintah, pengelola gedung, dan masyarakat untuk bersinergi dalam mencegah terjadinya kebakaran. 

"Kami akan mengawasi implementasi kebijakan ini untuk keselamatan warga," ungkapnya.

Ia menambahkan, selain gedung perkantoran dan pusat perbelanjaan, saat ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sedang menggencarkan ketersediaan APAR. Terutama, di lingkungan padat penduduk melalui program Gempar (Gerakan Masyarakat Punya APAR).

"Sosialisasi dan edukasi pencegahan maupun penanganan dini kebakaran perlu terus digencarkan. Termasuk, dengan melakukan simulasi di area gedung bertingkat

Alia mengapresiasi kinerja jajaran Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta yang sudah bekerja luar biasa mengatasi kebakaran di Glodok Plaza, Jakarta Barat.

Alia menilai, respons cepat Dinas Gulkarmat tersebut sudah sejalan dengan Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang menargetkan waktu kedatangan unit pemadam dalam 10 menit sejak menerima laporan.

"Saya mengapresiasi langkah cepat Pemprov DKI melalui Dinas Gulkarmat yang telah menurunkan 46 unit pemadam untuk menangani kebakaran di Glodok Plaza," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye4280 personNurito
  2. Personel Gabungan Kembalikan Fungsi Trotoar dan Saluran di Jalan Sungai Bambu

    access_time21-10-2026 remove_red_eye2936 personAnita Karyati
  3. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1749 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Antisipasi Cuaca Panas, Pemprov DKI Siapkan OMC Jelang JRF dan Konser Kanye West

    access_time21-10-2026 remove_red_eye1727 personDessy Suciati
  5. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1718 personNurito