You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
268 HPR Divaksin di Cakung Barat
photo Nurito - Beritajakarta.id

268 HPR Divaksin di Cakung Barat

Sebanyak 268 hewan penular rabies (HPR) peliharaan warga Kelurahan Cakung Barat, divaksin rabies jajaran Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP) Kota Jakarta Timur. Layanan vaksinasi ini digelar sejak 13 hingga 23 Januari 2025.

"Layanan vaksinasi di Kelurahan Cakung Barat dilakukan selama sembilan hari kerja."

Kasudin KPKP Jakarta Timur, Taufik Yulianto mengatakan, layanan vaksinasi dilakukan dengan sistem jemput bola. Petugas mendatangi sekretariat RW yang ada di Kelurahan Cakung Barat.

KPKP Jaktim Telah Tebar 5.000 Benih Ikan di Embung Koco

"Layanan vaksinasi di Kelurahan Cakung Barat dilakukan selama sembilan hari kerja. Hasilnya ada 268 HPR yang divaksin," ujar Taufik.

Layanan vaksinasi ini digelar di sekretariat RW 01 hingga RW 09. Sehingga warga pemilik hewan peliharaannya lebih mudah menjangkaunya. Tentunya layanan ini juga gratis diberikan demi pencegahan penularan penyakit rabies dari hewan jenis tersebut.

Dalam catatannya, dari 268 hewan yang divaksin ini rinciannya adalah, kucing 235 ekor, anjing 31 ekor dan musang dua ekor.

Layanan vaksinasi ini setiap hari melibatkan dua dokter hewan dari Sudin KPKP Jakarta Timur. Mereka dibantu dari Satpel KPKP kecamatan dan pengurus RT/RW, LMK dan kader PKK setempat.

Layanan vaksinasi akan terus digelar dengan menyasar ke pemukiman warga di wilayah lainnya yang ada di 65 kelurahan.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1177 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1153 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye931 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye919 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye840 personBudhi Firmansyah Surapati