You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Nuansa, betawi, DPRD DKI, Paripurna, Pidato, Perdana, Gubernur
photo Dessy Suciati - Beritajakarta.id

DPRD Siapkan Nuansa Betawi Rapur Pidato Gubernur 2025-2030

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta siap menggelar Rapat Paripurna (Rapat) dalam rangka penyampaian pidato sambutan Gubernur DKI Jakarta periode 2025-2030.

"Dekorasi nuansa Betawi"

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris DPRD DKI Jakarta, Augustinus mengatakan, dekorasi Betawi akan mewarnai acara Rapat Paripurna penyampaian pidato sambutan Gubernur DKI Jakarta.

Saat menuju Gedung DPRD DKI Jakarta, kehadiran Pramono Anung dan Rano Karno nantinya akan diiringi rebana marawis, petasan, dan tanjidor. 

Pj Gubernur Teguh Ingin Ada Evaluasi Terkait Koin Jagat

Kemudian, saat akan menuju ruang Rapat Paripurna akan diiringi kesenian gambang kromong. Panggung untuk penampilan berbagai macam kesenian Betawi tersebut akan disiapkan di lobi Gedung DPRD DKI Jakarta.

"Acara paripurna tetap dekorasinya nggak terlalu mewah sederhana saja, mungkin memang dekorasi nuansa Betawi," ujarnya, Rabu (19/2).

Agar menjelaskan, Rapat Paripurna akan digelar Kamis (20/2) besok pada pukul 13.00-14.30 WIB, setelah prosesi pelantikan di Istana Negara.

"Kami sudah berkoordinasi dengan Eksekutif melalui OPD terkait. Jadi, setelah pelantikan gubernur di Istana, memang ada acara seremonial dulu di Balai Kota," terangnya.

Menurutnya, acara Rapat Paripurna akan digelar secara sederhana. Untuk itu, DPRD tidak menyiapkan acara perayaan khusus setelah Rapat Paripurna diselenggarakan. 

"Semua terfokus di Balai Kota untuk pesta rakyat, ada acara hiburan panggung. Kami hanya khusus untuk Paripurna pidato Pak Gubernur saja," bebernya.

Aga menyampaikan, sekitar 300 undangan telah disebar, termasuk mantan Gubernur DKI Jakarta, kementerian terkait hingga tokoh-tokoh.

"Pak Pj Gubernur Teguh Setyabudi juga kami undang. Kemungkinan Pak Anies juga akan hadir," ucapnya.

Ia menambahkan, Legislator DPRD DKI Jakarta pria nantinya akan mengenakan Pakaian Sipil Lengkap (PSL). Sedangkan, untuk wanita akan mengenakan pakaian nasional.

"Dresscode untuk Legislatif dan pihak Eksekutif adalah untuk pria memakai PSL dan sedangkan wanita memakai pakaian nasional. Untuk TNI/Polri memakai PDU IV. Kemudian, untuk undangan lainnya memakai pakaian sipil lengkap," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kebakaran di Sunter Agung Berhasil Dipadamkan

    access_time13-05-2026 remove_red_eye8725 personAnita Karyati
  2. 183 Ekor Ikan Napoleon Dilepas di Perairan Pulau Panggang

    access_time12-05-2026 remove_red_eye2639 personAnita Karyati
  3. Ditarget Beroperasi Agustus 2026, Pramono Pastikan Keamanan Proyek LRT

    access_time13-05-2026 remove_red_eye1445 personDessy Suciati
  4. Daftar Kantong Parkir Telkomsel Digiland Run 2026, Cek Lokasinya!

    access_time14-05-2026 remove_red_eye1285 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Gerakan Pilah Sampah Menuju Jakarta Lebih Bersih, Sehat, dan Asri

    access_time15-05-2026 remove_red_eye1252 personFakhrizal Fakhri