You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
IIMS Diharapkan Dapat Menggerakan Pertumbuhan Ekonomi Ibukota
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Event Tahunan Diharapkan Jadi Motor Penggerak Ekonomi

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat mengapresiasi penyelenggaraan Indonesia International Motor Show (IMMS) di Jiexpo Kebayoran, Jakarta Pusat, Rabu (19/8). Diharapkan, acara rutin tersebut dapat menjadi salah satu motor penggerak perekonomian di ibukota.

Event tahunan ini juga diharapkan mampu menggerakkan pertumbuhan ekonomi di ibukota khususnya di bidang industri

Dikatakan Djarot, event besar yang rutin diadakan di ibukota harus bisa memberikan keuntungan bagi perkembangan roda perekonomian. Menurutnya, acara pameran atau event-event internasional yang diselenggarakan di Indonesia dapat menggerakkan pertumbuhan ekonomi di Indonesia yang saat ini mulai melemah.

"Event tahunan ini juga diharapkan mampu menggerakkan pertumbuhan ekonomi di ibukota khususnya di bidang industri," ujarnya, Rabu (19/8).

Pelatihan yang Digelar Kementerian Perindustrian Dinilai Sudah Tepat

Sebagai tuan rumah, lanjut Djarot, Jakarta jangan hanya menjadi konsumen namun juga bisa menjadi produsen produk-produk industri.

"Jakarta harus memiliki industri mobil sendiri sehingga nantinya Jakarta tidak malah dengan negara-negara tetangga," tandas Djarot

Acara IIMS tersebut juga dihadiri Wakil Presiden Jusuf Kalla dan sejumlah menteri kabinet kerja.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye11161 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1337 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1266 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1263 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye980 personBudhi Firmansyah Surapati