You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pelatihan Reguler Angkatan I 2025 di PPKD Jaktim Ditutup, Targetkan 70 Persen Lulusan Terserap Kerja
....
photo Istimewa - Beritajakarta.id

PPKD Jaktim Targetkan 70 Persen Lulusan Terserap Kerja

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Nakertransgi) DKI Jakarta, Hari Nugroho, resmi menutup Pelatihan Reguler Angkatan I Tahun 2025 di Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) Jakarta Timur, Kelurahan Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Rabu (26/3).

"Kami telah mengubah mindset PPKD,"

Pelatihan ini diikuti oleh 340 peserta yang terbagi dalam 17 kelas program pelatihan.

Program ini berlangsung sejak 30 Januari hingga 5 Maret 2025 untuk pelatihan berdurasi 240 Jam Pelajaran (JPL) dan hingga 22 Maret 2025 untuk pelatihan 360 JPL. Dari hasil uji kompetensi, tingkat kelulusan peserta mencapai 93,2 persen.

Pemprov DKI Bakal Gelar Job Fair Sebulan Sekali

Hari mengatakan, PPKD kini tidak hanya berfokus pada pelatihan, tetapi juga memastikan lulusan siap masuk ke dunia kerja. Ia menargetkan 70 persen lulusan terserap oleh industri, meningkat dari target sebelumnya yang hanya 20-30 persen.

“Kami telah mengubah mindset PPKD. Dulu, semua PPKD di Jakarta memiliki program yang sama, sekarang masing-masing punya program unggulan. Kami juga modernisasi peralatan dan prasarana agar lulusan tidak ragu memasuki dunia kerja,” ujar Hari.

Selain itu, Dinas Nakertransgi juga menerapkan metode pelatihan hybrid dengan menambahkan pembelajaran bahasa asing seperti Inggris dan Jepang untuk mendukung tenaga kerja yang ingin bekerja di luar negeri.

“Kendala utama kita bukan keterampilan teknis, tapi bahasa. Sekarang, pelatihan otomotif atau pendingin juga mencakup pembelajaran bahasa agar mereka lebih siap bersaing secara global,” katanya.

Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Abdurrahman Suhaimi mengapresiasi program pelatihan ini dan menekankan pentingnya aksesibilitas bagi peserta. Salah satu inisiatif yang didukung adalah pengadaan Mobile Training Unit (MTU) yang mendekatkan pelatihan ke masyarakat.

“Saat reses, keluhan paling banyak adalah soal lapangan kerja. MTU ini solusi agar pelatihan bisa menjangkau lebih banyak orang. Saat ini baru ada delapan unit, kami berharap bisa ditambah sesuai kebutuhan di lapangan,” ucap Suhaimi.

Ia juga menekankan pentingnya kerja sama antara PPKD dan perusahaan agar lulusan langsung mendapatkan pekerjaan. Dengan strategi modernisasi dan kolaborasi ini, diharapkan program pelatihan PPKD semakin efektif dalam menciptakan tenaga kerja yang siap bersaing di dunia industri.

“DPRD mendukung penuh agar PPKD bisa mencetak tenaga kerja yang berkualitas, bukan hanya untuk pasar kerja di Indonesia, tapi juga internasional,” tandas Suhaimi. 

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ganjil Genap di Jakarta Ditiadakan Selama Libur Lebaran

    access_time28-03-2025 remove_red_eye718 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Monas Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

    access_time30-03-2025 remove_red_eye670 personDessy Suciati
  3. Andilan Potong Kebo Tradisi Lebaran Ala Betawi

    access_time29-03-2025 remove_red_eye631 personFolmer
  4. Hari Lebaran, 26.581 Pemudik Tinggalkan Jakarta dari Stasiun Pasar Senen

    access_time31-03-2025 remove_red_eye592 personDessy Suciati
  5. Posko Kesehatan Dinkes DKI Siap Layani Pemudik

    access_time29-03-2025 remove_red_eye559 personDessy Suciati

Hitung Mundur 22 Juni 2027

00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik