You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kebakaran Bedeng di Semper Barat Berhasil Dipadamkan
photo Anita Karyati - Beritajakarta.id

Obat Nyamuk Bakar Picu Terbakarnya Bedeng di Semper

Obat anti nyamuk bakar diduga jadi pemicu terbakarnya bangunan bedeng di Kavling Tipar Timur RT 12/04, Kelurahan Semper Barat, Cilincing, Sabtu (5/4) subuh tadi.

"Api berhasil dikuasai sekitar 30 menit," 

Kepala Seksi Operasi Sudin Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Gatot Sulaeman mengatakan, bangunan  berukuran sekitar 70 meter persegi itu terbakar sekitar pukul 04.35.

Dari informasi di lapangan, jelas Gatot, kejadian dipicu obat nyamuk bakar yang tidak sengaja menyambar kasur, kemudian membesar hingga menghanguskan rumah bedeng tersebut.

Arus Pendek Listrik Diduga Picu Kebakaran di Cipinang Melayu

"Untuk memadamkan api, kami kerahkan empat mobil pemadam dengan kekuatan 20 personel," kata Gatot.

Menurut Gatot, api berhasil dikuasai sekitar 30 menit, dan pemadaman berhasil dinyatakan selesai pukul 05.40 . 

Dalam peristiwa ini terdapat satu korban menderita luka bakar pada bagian bahu kiri atas.

"Peristiwa ini  menimbulkan kerugian yang ditaksirkan mencapai Rp 20 juta, serta menyebabkan satu kepala keluarga atau sekitar tujuh jiwa mesti kehilangan tempat tinggal," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Surveilans Influenza A di Jakarta Diperkuat, Warga Diimbau Tetap Tenang dan Waspada

    access_time16-10-2026 remove_red_eye3889 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Jakarta Esports 2026 Hadirkan Panggung Game Lokal, Musik, dan Kreativitas

    access_time19-10-2026 remove_red_eye2876 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Personel Gabungan Kembalikan Fungsi Trotoar dan Saluran di Jalan Sungai Bambu

    access_time21-10-2026 remove_red_eye2459 personAnita Karyati
  4. Warga Kelurahan Pulau Panggang Diajak Gencarkan Pilah Sampah

    access_time20-10-2026 remove_red_eye1239 personAnita Karyati
  5. CiLung Fest 2026 Momentum Bangun Kepedulian Warga terhadap Perairan Jakarta

    access_time16-10-2026 remove_red_eye1210 personFakhrizal Fakhri