You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
BBPOM di Jakarta Sosialisasikan Pangan Jajanan Aman ke 285 Sekolah
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

BBPOM di Jakarta Sosialisasikan Jajanan Aman ke 285 Sekolah

Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Jakarta menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Keamanan Pangan Komunitas Sekolah atau Madrasah di wilayah Jakarta Timur.

"Komunitas sekolah dapat menjadi penggerak,"

Sosialisasi yang dilaksanakan sejak Rabu (14/5) hingga Jumat (16/5) ini digelar secara daring dengan melibatkan 285 sekolah.

Kepala BBPOM di Jakarta, Sofiyani Chandrawati Anwar mengatakan, salah satu elemen penting dalam kemandirian sekolah merupakan komunitas sekolah yang terdiri dari unsur kepala sekolah, guru, siswa, orang tua murid hingga pengelola pangan di kantin.

Pemkot Jakpus dan BPOM Lakukan Monitoring dan Evaluasi Keamanan Pangan Terpadu

Mereka harus berpartisipasi aktif dalam mewujudkan program keamanan pangan di sekolah, termasuk mensosialisasikan secara aktif pesan keamanan pangan. 

“Komunitas sekolah dapat menjadi penggerak dalam implementasi keamanan pangan di sekolah dan madrasah,” katanya, Jumat (16/5).

Ia menjelaakan, kegiatan ini merupakan bagian dari program Intervensi Keamanan Pangan Jajanan Anak Usia Sekolah (PJAS). Program tersebut juga merupakan upaya pemberdayaan komunitas sekolah atau madrasah agar mandiri, memiliki awarness sekaligus pengetahuan yang baik terkait keamanan pangan. 

Menurutnya, peserta yang dilibatkan dari 285 sekolah terdiri berbagai jenjang pendiidkan mulai SD/MI, SMP/MTsN dan SMA/SMK/MA. Totalnya lebih dari 1.000 pelajar, 300 guru dan perwakilan Suku Dinas Pendidikan Wilayah I dan II Jakarta Timur serta Kantor Kementerian Agama Jakarta Timur berpartisipasi dalam kegiatan ini.

Sofi menuturkan, dalam kegiatan sosialisasi itu para siswa dan siswi diajak untuk menjadi konsumen yang cerdas dengan menerapkan Cek KLIK (Cek Kemasan, Label, Izin Edar dan Kedaluwarsa). Lalu mereka juga diedukasi materi tips mengenal dan memilih pangan jajanan yang aman, informasi nilai gizi serta pengenalan aplikasi BPOM mobile.

Melalui kegiatan ini, Sofi berharap komunitas sekolah atau madrasah dapat memperoleh akses informasi keamanan pangan yang valid. Sehingga mereka dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman komunitas sekolah terhadap keamanan pangan

"Output-nya kami harap dapat membentuk perilaku keamanan pangan yang baik," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2093 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1079 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye982 personAnita Karyati
  4. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye971 personNurito
  5. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye964 personFakhrizal Fakhri