You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Wakil Bupati Gunakan Transum Sebagai Kendaraan Operasional
photo Anita Karyati - Beritajakarta.id

Wakil Bupati Gunakan Transportasi Umum Sebagai Kendaraan Operasional

Di tengah hujan yang mengguyur sebagian wilayah Jakarta, Wakil Bupati Kepulauan Seribu, Aceng Zaini memilih menaiki transportasi umum sebagai kendaraan operasional dalam bertugas. 

"Saya sangat menikmati perjalanan hari ini,"

Aceng tampak menikmati perjalanan kerja pada hari ini diawali dengan menggunakan Bus Grandhika City Jatiwarna jurusan Bekasi-Jakarta dari kediamannya di Jakarta Timur menuju Balai Kota guna menghadiri acara Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Usai acara, Aceng kembali bertugas ke Kantor Mitra Praja Sunter, Jakarta Utara. Menuju kantor, dirinya menggunakan transportasi umum Transjakarta lalu disambung dengan JakLingko.

Naik Transum Hadiri Pelantikan, Ini Target Kerja Hasudungan Sidabalok Sebagai Kepala Dinas KPKP

"Di tengah hujan yang syahdu ini saya sangat menikmati perjalanan hari ini. Pagi tadi saya naik bus ke Balai Kota, lalu ke Mitra Praja naik bus Transjakarta dua kali dan satu kali JakLingko," katanya, Rabu (21/5).

Ia menjelaskan, penggunaan transportasi umum ini berdasarkan Instruksi Gubernur DKI Jakarta Nomor 6 Tahun 2025 tentang Penggunaan Angkutan Umum Massal Bagi Pegawai di Lingkungan Pemprov DKI Jakarta.

"Setiap hari Rabu, para ASN diwajibkan untuk menggunakan transum masal. Bisa kita lihat di Mitra Praja ini semua parkiran sepi dan kosong, karena semua pegawai menaiki transportasi umum," akunya.

Menurut Aceng, penggunaan transportasi umum ini mampu memangkas pengeluaran biaya harian, bahkan membuat tubuh juga menjadi sehat karena harus berjalan untuk menuju halte ke halte berikutnya.

"Tadi saya naik JakLingko gratis, cukup tap saat turun dan naik saja. Tentunya ini sangat menghemat sekali. Saya harap masyarakat bisa memanfaatkan fasilitas ini, badan sehat kantong pun aman," terangnya.

Aceng menambahkan, kebiasaan menaiki transportasi umum juga dapat menjadi contoh dan budaya untuk mengurangi kemacetan serta emisi gas buang yang menyebabkan polusi di kota Jakarta.

"Mari gunakan transportasi umum yang sudah disediakan pemerintah. Tentu manfaatnya sangat luar biasa. Selain mengurangi polusi, kita bisa berinteraksi sosial juga dengan masyarakat lainnya," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

    access_time17-09-2026 remove_red_eye3459 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

    access_time19-09-2026 remove_red_eye2350 personFakhrizal Fakhri
  3. Rencana Penataan Kawasan Jalan Tambora Disosialisasikan

    access_time21-09-2026 remove_red_eye1190 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

    access_time19-09-2026 remove_red_eye940 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai Didorong Terjangkau dan Terintegrasi

    access_time21-09-2026 remove_red_eye928 personFakhrizal Fakhri