You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pintu Air Karet Penuh Sampah
photo Jhon Syah Putra Kaban - Beritajakarta.id

Pintu Air Karet Penuh Sampah

Kondisi pintu air karet di Kanal Banjir Barat (KBB), Tanah Abang, Jakarta Pusat terlihat sangat memprihatinkan. Bagaimana tidak, selain kali yang telah mengalami pedangkalan, di kali juga dipenuhi sampah plastik.

Segera kita minta yang di wilayah lakukan pengecekan

Pantauan Beritajakarta.com, gundukan tanah dan sampah terlihat memenuhi sekitar pintu air. Bahkan, banyak warga memanfaaatkan lokasi untuk beternak kambing.

"Harusnya saat musim kering seperti ini kalinya dikeruk biar nanti sekitar sini nggak banjir lagi, makanya sampahnya juga pada numpuk di sini," ujar Eddy (45), warga RW 07 Kelurahan Benhil, Jumat (21/8).

Urai Macet, Kanstin Jalan Jatibaru Ditinggikan

Terkait hal itu, Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta, Isnawa Adji mengatakan, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan sudin wilayah untuk menindaklanjuti hal tersebut. "Segera kita minta yang di wilayah lakukan pengecekan," katanya.

Terpisah, Kepala Suku Dinas Tata Air Jakarta Pusat, Herning Wahyuningsih mengatakan, untuk pengerukan kali tersebut merupakan tanggung jawab Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC).

"Sesuai tupoksi untuk pengerukannya memang tugasnya BBWSCC," ungkapnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kebakaran di Sunter Agung Berhasil Dipadamkan

    access_time13-05-2026 remove_red_eye9308 personAnita Karyati
  2. 183 Ekor Ikan Napoleon Dilepas di Perairan Pulau Panggang

    access_time12-05-2026 remove_red_eye3207 personAnita Karyati
  3. Ketua RT di Gandaria Utara Ini Tak Henti Berinovasi

    access_time16-05-2026 remove_red_eye2106 personTiyo Surya Sakti
  4. Gerakan Pilah Sampah Menuju Jakarta Lebih Bersih, Sehat, dan Asri

    access_time15-05-2026 remove_red_eye1730 personFakhrizal Fakhri
  5. Ditarget Beroperasi Agustus 2026, Pramono Pastikan Keamanan Proyek LRT

    access_time13-05-2026 remove_red_eye1572 personDessy Suciati