You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Wakil Wali Kota Jaktim Pantau Relokasi Warga ke Rusun
photo Doc - Beritajakarta.id

Wakil Wali Kota Jaktim Pantau Relokasi Warga ke Rusunawa

Wakil Wali Kota Jakarta Timur, Husein Murad, memantau langsung aktivitas kepindahan warga Kampung Pulo ke Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Jatinegara Barat, Jumat (21/8).

Akhirnya warga Kampung Pulo tinggal di tempat yang layak dan manusiawi

Husein mengatakan, Rusunawa Jatinegara memang dibangun untuk warga yang terdampak normalisasi Kali Ciliwung. "Akhirnya warga Kampung Pulo tinggal di tempat yang layak dan manusiawi," ucap Husein. 

Pada kesempatan itu, dia menyayangkan terjadinya bentrokan warga dengan petugas, Kamis (20/8) kemarin. "Seharusnya hal seperti ini yang pemkot inginkan, bukan bentrok seperti kemarin," ujarnya.

Warga Bisa Tinggal di Rusunawa Seumur Hidup

Berdasarkan data terakhir yang diperoleh dari Kepala Unit Pengelola Rumah Susun Sewa Sederhana (UPRS) Wilayah III Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI Jakarta, Sayid Ali, sebanyak 342 kepala keluarga (KK) sudah mengambil kunci dan menetap sesuai hasil undian.

"Tercatat ada 520 KK yang berhak memperoleh unit rusunawa. Data bisa berubah sedangkan kegiatan pendaftaran dan undian ini terus berlangsung hingga malam hari," tandas Ali.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pelajar SD di Kepulauan Seribu Ikuti Lomba Regu Prestasi Penggalang

    access_time28-08-2026 remove_red_eye2029 personAnita Karyati
  2. Warga Kebayoran Lama Selatan Diberi Layanan CKG

    access_time01-09-2026 remove_red_eye1069 personTiyo Surya Sakti
  3. Komisi B Ingin Transportasi Kepulauan Seribu Lebih Nyaman dan Terjangkau

    access_time30-08-2026 remove_red_eye963 personFakhrizal Fakhri
  4. Tawarkan 37 Proyek Strategis, Pramono Ajak Investor Bangun Jakarta

    access_time28-08-2026 remove_red_eye898 personDessy Suciati
  5. JIF Summit 2026 Perkuat Kolaborasi dan Peluang Investasi Jakarta

    access_time28-08-2026 remove_red_eye817 personAldi Geri Lumban Tobing