You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Gulkarmat Jaktim Evakuasi Sanca dari Garasi Rumah Warga
photo Istimewa - Beritajakarta.id

Sanca Liar Berhasil Dievakuasi dari Rumah Warga di Pondok Ranggon

Personel Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur berhasil mengevakuasi ular Sanca liar sepanjang sekitar satu meter dari garasi rumah warga di Jalan Gotong Royong, RT 07/06, Kelurahan Pondok Ranggon, Kecamatan Cipayung.

"Mengerahkan tiga personel"

Kepala Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Timur, Muchtar Zakaria mengatakan, keberadaan ular tersebut kali pertama diketahui pemilik rumah dan langsung melaporkannya kepada petugas untuk bisa segera dievakuasi.

"Usai menerima laporan, kami langsung mengerahkan tiga personel dengan perlengkapan pendukungnya ke lokasi," ujarnya, Rabu (18/6).

Personel Gulkarmat Jaktim Selamatkan Kucing dari Pipa Saluran Air

Muchtar menjelaskan, berkat kesigapan petugas, ular tersebut berhasil dievakuasi pada pukul 22.58 WIB.

"Ular ini selanjutnya akan kita lepasliarkan ke tempat yang lebih sesuai dengan habitatnya," terangnya.

Sementara itu, pemilik rumah, Elfrido (38) menuturkan, ular tersebut terlihat sedang melata saat dirinya tengah menuju garasi di rumahnya.

"Saya langsung menghubungi nomor darurat 112. Kami ucapkan terima kasih dan apresiasi pada petugas karena respon dan penahanannya sangat cepat," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5571 personNurito
  2. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye5389 personDessy Suciati
  3. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye2030 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2006 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1775 personAnita Karyati