You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
35 Pelaku Ekraf di Pulau Pramuka Ikuti Bimtek Kreasi Seribu Rasa
photo Anita Karyati - Beritajakarta.id

35 Pelaku Ekraf di Kepulauan Seribu Ikuti Bimtek Kreasi Seribu Rasa

Sebanyak 35 pelaku ekonomi kreatif (ekraf) di Kepulauan Seribu mengikuti bimbingan teknis (Bimtek) Kreasi Seribu. Bimtek ini diadakan oleh Suku Dinas Pariwisata Ekonomi dan Kreatif (Parekraf) Kepulauan Seribu.

"Langkah konkret dalam menumbuhkan sektor Ekraf di Kepulauan Seribu"

Bimtek yang berlangsung di Aula Kantor Kabupaten Kepulauan Seribu di Pulau Pramuka, Kelurahan Pulau Panggang, Kepulauan Seribu Utara tersebut berlangsung 20-21 Juni 2025.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Seksi Atraksi, Pemasaran dan Ekonomi Kreatif Suku Dinas Parekraf Kepulauan Seribu, M Rahmat Kurniawan mengatakan, Bimtek Kreasi Seribu Rasa ini diikuti 35 pelaku usaha di Pulau Pramuka.

Mural dan Umbul-Umbul di Kepulauan Seribu Semarakkan HUT ke-498 Jakarta

"Kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam menumbuhkan sektor Ekraf di Kepulauan Seribu," ujarnya, Jumat (20/6).

Rahmat menjelaskan, selama dua hari pelaksanaan Bimtek, peserta akan dibekali materi dan praktik oleh narasumber Emmy Suryani selaku pakar manajemen pemasaran, dan Rita Ramayulis ahli di bidang gizi. 

Kemudian, Hasta Octavini dengan materi desain pengemasan dan chef Wahyu Wijayanto yang akan memberikan materi tentang menu kekinian.

"Mudah-mudahan materi ini mampu menginspirasi peserta untuk terus berinovasi dan meningkatkan daya saing produk lokal, baik untuk pasar masyarakat maupun wisatawan," terangnya.

Wakil Camat Kepulauan Seribu Utara, Yulihardi menyampaikan apresiasi dengan diadakannya Bimtek yang menyentuh langsung para pelaku usaha Ekraf

"Semoga Ekraf di Kepulauan Seribu semakin berkembang. Di wilayah kami ini ada tiga kelurahan dengan masing-masing punya keunikan produk dan potensi kearifan lokal," ungkapnya.

Yuli mengajak seluruh warganya untuk menumbuhkan rasa bangga terhadap produk lokal Kepulauan Seribu karena dampaknya dapat meningkatkan perekonomian negara, sekaligus melestarikan budaya.

"Produk lokal kita punya daya tarik dan bisa menjadi bagian dari promosi daerah ke tingkat nasional," ucapnya.

Sementara itu, salah seorang peserta Bimtek asal Pulau Pramuka, Hesty (38) mengaku sangat senang dengan keikutsertaannya dalam Bimtek tersebut.

Ia menuturkan, melalui kegiatan ini banyak wawasan dan pengetahuan diperoleh dari narasumber berkompeten yang dihadirkan.

"Saya sangat bersyukur dan menyampaikan terima kasih kepada Suku Dinas Parekraf yang terus memberikan pelatihan kepada binaannya. Saya harap kegiatan ini dapat berkelanjutan, rutin diadakan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Sudin LH Jaksel Buat 345 Lubang Biopori Jumbo dan 40 Teba Modern

    access_time21-05-2026 remove_red_eye2012 personTiyo Surya Sakti
  2. Pramono Bakal Lantik 891 Pejabat Pemprov DKI Hari Ini

    access_time20-05-2026 remove_red_eye1895 personDessy Suciati
  3. Pramono Dorong Target Net Zero Emission

    access_time22-05-2026 remove_red_eye1468 personDessy Suciati
  4. SMKN 46 Jakarta Adakan Job dan Edu Fair 2026

    access_time21-05-2026 remove_red_eye1224 personNurito
  5. Komisi A Tekankan Perencanaan APBD Disusun Akurat

    access_time21-05-2026 remove_red_eye1112 personFakhrizal Fakhri