You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
SDA Sosialisasikan Perbaikan Turap Phb Pulo Nangka
.
photo Nurito - Beritajakarta.id

Perbaikan Turap Phb Pulo Nangka Disosialisasikan ke Warga

Jajaran Suku Dinas Sumber Daya Air SDA Jakarta Timur, Selasa (22/7), mensosialisasikan rencana pembangunan turap di Saluran Phb Pulo Nangka, RW 16 Kayu Putih, Pulo Gadung. Sosialisasi dibuka Lurah Kayu Putih, Tuti Sugihastuti.

"Sosialisasi ini diikuti oleh pengurus RT RW LMK dan warga sekitar,"

Menurut Tuti, sosialisasi ini dilakukan agar masyarakat mengetahui adanya pekerjaan perbaikan turap dan diharapkan saat pelaksanaan dapat membantu kelancaran proses pekerjaan.

"Ini merupakan sosialisasi kali kedua untuk persiapan pelaksanaan di lapangan. Sebelumnya sosialisasi juga sudah dilakukan Sudin SDA Jakarta Timur," kata Tuti.

Progres Pengerukan Waduk Rambutan 1 Capai 15 Persen

Diungkapkan Tuti, perbaikan turap Phb Pulo Nangka ini diharapkan warga karena kondisi turap sudah sangat mengkhawatirkan dan lokasinya berdekatan dengan pemukiman warga. 

Jika dibiarkan akan ambrol dan berdampak pada jalan lingkungan maupun rumah warga.

"Sosialisasi ini diikuti pengurus RT RW LMK dan warga sekitar," lanjut Tuti.

Sementara, Kepala Seksi Pemeliharaan Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Timur, Puryanto mengatakan total turap yang akan dikerjakan sepanjang 346,5 yang terbagi dalam dua segmen dan dikerjakan oleh dua vendor yang berbeda. Seluruhnya menggunakan batu kali.

"Segmen pertama mulai dari Pos FBR sampai pintu air sepanjang 182,5 meter. Kemudian segmen kedua mulai dari  pintu air sampai pintu belakang Jakarta  International Equestrian Pulomas sepanjang 164 meter ," katanya

Kendala di lapangan adalah banyak pepohonan dan bangunan milik warga. Selain itu juga ada pos keamanan lingkungan dan musala. Diharapkan pihak vendor bisa meminimalisir kerusakan bangunan yang ada.  

"Pekerjaan fisik ditargetkan dimulai pekan depan," tukasnya.

Ketua RW 16 Kayu Putih, Abdul Gani menambahkan, perbaikan turap ini memang usulan warga karena  kondisinya sudah rusak parah. Dikhawatirkan jika dibiarkan akan lebih parah dan berdampak ke bangunan milik warga.

"Ada satu kesepakatan bahwa pengerjaan harus profesional dan tepat waktu selesainya,"tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

    access_time27-01-2026 remove_red_eye1316 personAnita Karyati
  2. Cuaca Berawan Diprediksi Naungi Jakarta Hari Ini

    access_time26-01-2026 remove_red_eye1156 personDessy Suciati
  3. Cegah Banjir, Pemprov DKI Siapkan OMC hingga Siagakan 200 Ekskavator

    access_time26-01-2026 remove_red_eye960 personDessy Suciati
  4. Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

    access_time29-01-2026 remove_red_eye927 personDessy Suciati
  5. KORPRI DKI Salurkan Donasi untuk Penyintas Bencana di Sumatra

    access_time30-01-2026 remove_red_eye758 personFakhrizal Fakhri
close