You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Gulkarmat DKI Sampaikan Langkah Strategis Tanggulangi Kebakaran di Jakarta
photo Fakhrizal Fakhri - Beritajakarta.id

Dinas Gulkarmat DKI Terus Perkuat Penanggulangan Kebakaran

Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta, Bayu Meghantara menyampaikan berbagai langkah strategis untuk memperkuat penanggulangan kebakaran di ibu kota.

"Optimalisasi Redkar terus berjalan,"

Menurut Bayu, salah satu fokus utama adalah meningkatkan sarana dan prasarana yang dekat dengan masyarakat. Salah satunya pembangunan hidran mandiri dan penguatan peran Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) melalui pelatihan rutin. Kinerja Redkar juga akan dievaluasi pada akhir tahun.

"Optimalisasi Redkar terus berjalan. Pelatihan dan pendampingan dilakukan oleh sudin-sudin, dan pada akhir tahun akan kami evaluasi secara menyeluruh," ujarnya, saat rapat bersama Komisi A DPRD DKI Jakarta, Rabu (23/7).

DPRD Sambut Baik Pendampingan Psikologis Penyintas Kebakaran

Dikatakan Bayu, pihaknya juga menargetkan penambahan lima pos pemadam kebakaran tahun ini dan enam pos tambahan pada 2026. Penambahan ini bertujuan mempercepat waktu respons dan menjangkau lebih banyak wilayah padat penduduk.

"Penambahan pos Damkar akan kami lakukan, termasuk menjalin kerja sama dengan BUMD seperti PAM JAYA untuk memanfaatkan lahan yang tersedia di kawasan seperti Kuningan," tambah Bayu.

Bayu juga menyinggung pentingnya pembentukan satuan khusus pemadam yang memiliki kesiapan mental tinggi dalam menghadapi situasi ekstrem. Ia pun menekankan kembali moto petugas Damkar yakni pantang pulang sebelum padam.

"Ini soal sikap mental. Tidak semua orang bisa menghadapi kobaran api dengan tenang. Kami terus berupaya membentuk mental petugas yang kuat, dengan dukungan peralatan pelindung standar agar tetap aman di lapangan," tegasnya.

Peningkatan kapasitas masyarakat juga menjadi perhatian utama melalui edukasi dan pelatihan sesuai Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 5 Tahun 2025. Bayu menyebut pendekatan ini sebagai bentuk Pertahanan Rakyat Semesta (Permesta) dalam konteks penanggulangan kebakaran.

"Di wilayah padat seperti Tambora, tantangan semakin berat. Tapi kami sudah menambah pos di Duri, dan lokasi dinas pun dekat sehingga penanganan bisa cepat. Namun kondisi bangunan yang mudah terbakar tetap menjadi tantangan tersendiri," katanya.

Bayu menambahkan penyediaan alat dan perlengkapan pemadam Dinas Gulkarmat mengacu pada standar National Fire Protection Association (NFPA).

Saat ini, lanjut dia, pihaknya juga bekerja sama dengan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) untuk melakukan kajian dan sertifikasi peralatan guna mendukung petugas di lapangan dalam menjinakkan si jago merah.

"Standardisasi peralatan tidak kami abaikan. Bersama UNJ, kami mendalami kajian teknis agar alat yang digunakan memenuhi standar keselamatan internasional," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ketua RT di Gandaria Utara Ini Tak Henti Berinovasi

    access_time16-05-2026 remove_red_eye6297 personTiyo Surya Sakti
  2. Dinkes Monitoring Kasus Hantavirus, Waspadai Penularan

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1917 personDessy Suciati
  3. Sudin LH Jaktim Olah 3,4 Ton Sampah Organik Jadi Pakan Maggot dan Kompos

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1793 personNurito
  4. Pramono Bakal Lantik 891 Pejabat Pemprov DKI Hari Ini

    access_time20-05-2026 remove_red_eye1561 personDessy Suciati
  5. Pemkot Jakbar Gelar Kerja Bakti Serentak di 56 Kelurahan

    access_time17-05-2026 remove_red_eye1287 personBudhi Firmansyah Surapati