You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Puluhan Pohon Ditanam di Waduk Cilangkap
photo Nurito - Beritajakarta.id

Penghijauan di Waduk Cilangkap Ditambah

Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang), Fauzi memimpin penanaman sebanyak 50 pohon di kawasan Waduk Cilangkap, Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur.

"Mereduksi polusi udara"

Penanaman pohon ini melibatkan para kepala suku dinas, camat dan lurah, kader TP PKK, petugas PPSU, ketua RT/RW, LMK, dan warga setempat.

Fauzi mengatakan, penanaman pohon ini sudah menjadi program rutin setiap hari Jumat dengan lokasi berpindah-pindah.

Munjirin Pimpin Tanam Serentak di RPTRA Rawa Jaya

"Area Waduk Cilangkap seluas kurang lebih 19,5 hektare ini kita tanami pohon secara bertahap agar terlihat lebih hijau dan sejuk," ujarnya," ujarnya, Jumat (25/7).

Menurutnya, penanaman pohon ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memenuhi kebutuhan ruang terbuka hijau (RTH).

"Pohon ini tidak hanya penting untuk menghijaukan lingkungan, tapi juga bisa mereduksi polusi udara," terangnya.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Timur, Dwi Ponangsera menambahkan, penanaman pohon akan terus dilakukan mengelilingi area Waduk Cilangkap.

"Hari ini ada 50 pohon yang ditanam, jenisnya lima Tabebuya Ungu, 25 pohon Flamboyan, dan 20 pohon Kigelia. Sebelumnya, kami sudah menanam 200 pohon di sini dan akan terus ditambah," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1172 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1150 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye920 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye916 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye837 personBudhi Firmansyah Surapati