You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
200 Peserta Ikuti Pelatihan Diversifikasi Olahan Pangan Ternak
photo Nurito - Beritajakarta.id

200 Warga Jaktim Ikuti Pelatihan Diversifikasi Olahan Pangan Ternak

Sebanyak 200 peserta mengikuti kegiatan pelatihan diversifikasi olahan pangan ternak di Gedung Pusat Pelatihan atau TC Klender Pertanian,  Jalan I Gusti Ngurah Rai, Kelurahan Klender, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur.

"Produk pangan olahan yang menarik dan bergizi"

Pelatihan yang dibuka pelaksanaannya oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Jakarta Timur, Fauzi ini berlangsung selama tiga hari.

Fauzi mengatakan, pelatihan seperti ini rutin dilakukan setiap tahun untuk menambah kemampuan dan pengetahuan bagi warga yang akan berwirausaha atau meningkatkan wirausahanya.

Lahan Tidur di Cilangkap Dimanfaatkan untuk Urban Farming

"Manfaatkan kesempatan emas ini untuk menimba ilmu. Jika sudah dapat, tolong disebarluaskan kepada warga lainnya," ujarnya, Rabu (6/8).

Fauzi menjelaskan, peserta dilatih membuat anek produk pangan olahan. Selain itu, mereka juga dilatih fotografi agar bisa menarik perhatian pembeli saat dipasarkan melalui media sosial.

"Usai pelatihan mereka mendapatkan satu set alat giling daging atau magic chopper. Bantuan peralatan yang diberikan ini bisa digunakan untuk membuka usaha. Tolong rawat dengan baik dan pergunakan semestinya," ucapnya.

Menurutnya, anak zaman sekarang terkadang enggan mengonsumsi daging karena mereka cenderung suka dengan produk pangan olahan.

"Melalui kegiatan seperti ini diharapkan peserta dapat membuat produk pangan olahan yang menarik dan bergizi agar anak-anak gemar mengonsumsinya. Hal ini juga menjadi peluang emas bagi mereka untuk berwirausaha," ungkapnya.

Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (Sudin KPKP) Jakarta Timur, Taufik Yulianto menuturkan, pelatihan berlangsung mulai 5-7 Agustus 2025.

"Peserta pelatihan merupakan perwakilan dari 10 kecamatan yang mendaftarkan diri melalui online maupun di kecamatan masing-masing," bebernya.

Ia menambahkan, Sudin KPKP Jakarta Timur akan terus melakukan monitoring dan memberikan kesempatan kepada mereka yang sudah mengikuti pelatihan untuk ikut dalam kegiatan pameran atau bazar di tingkat kota maupun provinsi DKI Jakarta.

"Kami ingi agar produk yang dihasilkan bisa dikenal dan diminati masyarakat," ucapnya.

Ia menuturkan, materi yang diberikan dalam pelatihan kali ini adalah mengolah pangan olahan dari bahan ternak itu diolah menjadi makanan sehat bergizi, misalnya, membuat Gohyong.

"Mereka diajarkan secara teori dan praktik. Kemudian cara penyajian menu dalam media sosial agar lebih menarik," imbuhnya.

Sementara itu, salah seorang peserta pelatihan asal Pasar Rebo, Fahri (28) mengaku sangat senang bisa mengikuti kegiatan pelatihan karena banyak ilmu yang didapat.

"Adanya pelatihan ini tentunya bisa menambah ilmu untuk tambahan menu jualan," terangnya.

Ia berharap kegiatan pelatihan seperti ini bisa sering diadakan karena sangat dirasakan sekali manfaatnya.

"Kalau produk kita menarik, kualitasnya bagus tentu bisa laku terjual dan dapat menambah penghasilan keluarga," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye11197 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

    access_time08-10-2026 remove_red_eye6723 personNurito
  3. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye3499 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye2375 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1666 personFolmer