You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Pengawasan Produk Pangan di Jaktim Tak Temukan Zat Kimia Berbahaya
photo Nurito - Beritajakarta.id

Pengawasan Produk Pangan di Jaktim Tak Temukan Zat Berbahaya

Puluhan personel gabungan melakukan pengawasan pangan di lima pasar modern di Jakarta Timur. Hasilnya, tidak ditemukan adanya kandungan bahan atau zat kimia berbahaya.

"Kami mengambil sebanyak 47 sampel"

Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Timur, Taufik Yulianto mengatakan, lima pasar modern yang disasar untuk pengawasan pangan ini masing-masing adalah Tip Top Pondok Bambu, Farmers Family, Superindo Pondok Bambu, Yogya Pondok Bambu, dan Naga Jatiwaringin.

"Kami mengambil sebanyak 47 sampel produk pangan untuk diperiksa di laboratorium yang disiagakan di Tip Top Pondok Bambu," ujarnya, Kamis (26/6).

Pengawasan Pangan Dilakukan di Lima Pasar Tradisional di Jaktim

Taufik merinci, sampel yang diambil terdiri dari 37 komoditas pertanian dan 10 produk peternakan seperti, sayur-sayuran, buah, daging ayam, dan daging sapi.

"Kami periksa kandungan Residu Pestisida, Formalin, dan Eber. Alhamdulillah, dari hasil uji semua dinyatakan aman konsumsi," terangnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Ketahanan Pangan dan Pertanian Suku Dinas KPKP Jakarta Timur, Hendra Juniarto, menambahkan, dalam pengawasan di lima pasar modern ini, total ada 28 personel gabungan yang dikerahkan.

Mereka berasal dari unsur Suku Dinas KPKP Jakarta Timur, Dinas KPKP, Korwas PPNS Polda Metro Jaya, Bagian Perekonomian Wali Kota Jakarta Timur, Kecamatan Duren Sawit, Suku Dinas PPKUKM, Satpol PP, Suku Dinas Lingkungan Hidup, dan lainnya.

"Kami ucapkan terima kasih dan apresiasi kepada pengelola lima pasar modern yang terus menjaga kualitas produk pangan yang dijual. Tentunya ini membuat aman dan nyaman konsumen," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6850 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6320 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1439 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1412 personTiyo Surya Sakti
  5. Pemprov DKI Terus Upayakan Jaga Stabilitas Harga dan Stok Pangan

    access_time13-03-2026 remove_red_eye1337 personAldi Geri Lumban Tobing