You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Melihat Pedagang Pasar Gondangdia Bertansaksi Menggunakan QRIS
....
photo Folmer - Beritajakarta.id

Melihat Aktivitas Transaksi Digital di Pasar Gondangdia

Perkembangan teknologi saat ini membuat berbagai aktivitas menjadi mudah, termasuk transaksi jual -beli. Orang tak perlu lagi repot bawa uang cash untuk berbelanja, cukup dengan perangkat mobile seperti HP proses transaksi bisa dilakukan.

"Saya lebih merasa nyaman saat transaksi usaha menggunakan QRIS," 

Transaksi digital pun kini menjadi pilihan untuk berbagai keperluan pembayaran yang aman dan efisien, baik bagi perorangan maupun bisnis.

Pramono Luncurkan Lomba Digitalisasi Pasar 2025

Bahkan, di kota besar seperi Jakarta, aktivitas transaksi digital dengan berbagai platform sudah merambah ke pasar tradisional hingga warung-warung rumahan di pemukiman warga.

Guna mendorong mendorong literasi keuangan di kalangan pedagang pasar sekaligus mewujudkan Jakarta sebagai kota global. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, pada 22 Juli 2025, meluncurkan Lomba Digitalisasi Pasar.

Ada sekitar 20 pasar tradisional yang tersebar di lima wilayah kota Jakarta terlibat dalam kegiatan ini. Salah satunya adalah Pasar Gondangdia di Menteng, Jakarta Pusat.

Untuk mengetahui bagaimana aktivitas transaksi digital di pasar ini berjalan, Kamis (7/8), Asisten Perekonomian dan Keuangan DKI Jakarta, Suharini Eliawati, didampingi Kepala Bapenda DKI Lusiana Herawati, Dirut Perumda Pasar Jaya Agus Himawan Widiyanto, Kepala OJK Jabodebek Edwin Nurhadi serta Kepala Divisi Perizinan dan Implementasi Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia (BI) Provinsi DKI Jakarta Hery Afrianto, melakukan kunjungan dan pemantauan.

Dari hasil pantauan dan kunjungan ini, diketahui sebagian besar pedagang pasar di pasar ini telah menerapkan metode transaksi melalui QRIS, selain menerima pambayaran kontan dari konsumen.

Mustahim (38) yang berdagang telor di pasar ini mengaku, sudah menggunakan pembayaran digital melalui aplikasi QRIS sejak setahun lalu.    

Pria yang sudah membuka usaha di Pasar Gondangdia sejak 2016, menggunakan QRIS dari tiga perbankan yakni Bank Jakarta, BRI dan Mandiri.

Selain lebih aman, menurut Mustahim, transaksi digital juga membuat dirinya bisa mengetahui secara real time dana yang masuk ke rekeningnya saat lakukan transaksi.  

"Saya lebih merasa nyaman saat transaksi usaha menggunakan QRIS," ucapnya.

Diungkapkan Mustahim, konsumen yang berbelanja di kiosnya masih dominan melakukan pembayaran tunai ketimbang secara digital. Prosentasenya, sekitar 80 persen melakukan transaksi tunai dan 20 persen non tunai menggunakan aplikasi QRIS.

"Nilai transaksi di toko saya sehari sekitar Rp 8 hingga 9 juta. Sekitar 20 persennya menggunakan transaksi QRIS," ungkapnya.

Asisten Perekonomian dan Keuangan DKI Jakarta, Suharini Eliawati menegaskan, Pemprov DKI terus mendorong kalangan perbankan untuk lebih masif memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya pembayaran secara non tunai.

'Salah satu tujuan lomba ini adalah mendorong literasi digital dan meningkatkan keamanan transaksi. Kami juag berharap, warga kembali berbelanja ke pasar tradisional milik Perumda Pasar Jaya," jelasnya.

Sementara, Kepala OJK Jabodebek Edwin Nurhadi memaparkan, ada lima perbankan yang ikut serta Lomba Digitalisasi Pasar Jakarta ini, yaitu BNI, BRI, Mandiri, BCA dan Bank Jakarta.

Dia menjabarkan, dalam lomba ini ada tiga kategori utama penilaian. Pertama. program literasi keuangan terbaik dan masif. Kedua, akses keuangan meliputi pemberian kredit, pembukaan rekening dan ketiga, implementasi  laku pandai serta ketiga, implementasi digitalisasi keuangan di pasar yang terbaik.

"Ke depan, kami ingin mereplekasi pembayaran digitalisasi dapat diterapkan di 153 pasar tradisional yang dikelola  Perumda Pasar Jaya," pungkasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

    access_time27-01-2026 remove_red_eye1318 personAnita Karyati
  2. Cuaca Berawan Diprediksi Naungi Jakarta Hari Ini

    access_time26-01-2026 remove_red_eye1161 personDessy Suciati
  3. Cegah Banjir, Pemprov DKI Siapkan OMC hingga Siagakan 200 Ekskavator

    access_time26-01-2026 remove_red_eye961 personDessy Suciati
  4. Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

    access_time29-01-2026 remove_red_eye930 personDessy Suciati
  5. KORPRI DKI Salurkan Donasi untuk Penyintas Bencana di Sumatra

    access_time30-01-2026 remove_red_eye759 personFakhrizal Fakhri
close