You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
50 Peserta Ikuti Sosialisasi Tanggap Darurat Pengelolaan Sampah
photo Anita Karyati - Beritajakarta.id

Sosialisasi Pengelolaan Sampah di Pulau Kelapa Diikuti 50 Peserta

Sebanyak 50 peserta dari berbagai unsur masyarakat dan lembaga mengikuti sosialisasi tanggap darurat pengelolaan sampah yang diadakan Pertamina Hulu Energi Offshore Southeast Sumatera (PHE OSES) di Ruang Pola Kantor Kelurahan Pulau Kelapa, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara.

"Semakin sadar untuk menjaga lingkungan"

Lurah Pulau Kelapa Muslim, menyampaikan dukungan dan apresiasi atas terselenggaranya sosialisasi tersebut.

Menurutnya, kegiatan ini sangat penting bagi masyarakat, terutama untuk membangun pemahaman bersama terkait kesiapsiagaan dan mendukung pengelolaan lingkungan yang lebih baik.

Nasabah Bank Sampah Pari Bersih Berseri Terima THR

"Sosialisasi ini diikuti sebanyak 50 peserta yang terdiri dari perwakilan Suku Dinas Lingkungan Hidup Kepulauan Seribu, Ketua LMK, unsur FKDM, serta para ketua RT, RW, pengelola bank sampah, dan petugas 3R," ujarnya, Jumat (8/8).

Muslim menjelaskan, warga Pulau Kelapa telah melakukan pengelolaan sampah dari sumbernya. Selain itu, mereka juga sudah mengelola sampah organik menjadi kompos. 

"Saya bersyukur sudah banyak masyarakat yang semakin sadar untuk menjaga lingkungan. Bahkan, wilayah kami juga sudah ada bank sampah," bebernya. 

Sementara itu, Analyst Environment Compliance PHE OSES, Neni Meirawati menambahkan, kegiatan ini sudah menjadi komitmen perusahaannya untuk mendukung program pemerintah dalam menjaga ekosistem Kepulauan Seribu. 

Ia menuturkan, selain di Pulau Kelapa, pihaknya juga telah melakukan kegiatan serupa di Pulau Sabira dan Pulau Harapan. 

"Kegiatan ini menjadi langkah awal membangun kolaborasi dengan masyarakat dalam menghadapi potensi risiko lingkungan," ungkapnya. 

Ia berharap, melalui sosialisasi ini dapat menumbuhkan kesepahaman dalam penanggulangan awal apabila terjadi kejadian yang tidak diharapkan.

Untuk itu, imbuh Neni, kerja sama antara masyarakat, pemerintah, dan swasta sangat penting untuk menciptakan kondisi lingkungan yang aman dan kondusif. 

"Memang saat ini kami tengah fokus pada kegiatan pemberian informasi dan edukasi, sebelum masuk pada aksi lanjutan. Mudah-mudahan kita bisa terus menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan Kepulauan Seribu," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6865 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6348 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1444 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1426 personTiyo Surya Sakti
  5. Pemprov DKI Terus Upayakan Jaga Stabilitas Harga dan Stok Pangan

    access_time13-03-2026 remove_red_eye1344 personAldi Geri Lumban Tobing