You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Program pemutihan ijazah yang digulirkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta
photo Reza Pratama Putra - Beritajakarta.id

Program Pemutihan Ijazah Ringankan Beban Ekonomi Warga

Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta, Farah Savira mengapresiasi program pemutihan ijazah yang digulirkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI bagi pelajar di Jakarta.

"Pemprov DKI mendorong warganya lebih produktif,"

Menurutnya, program ini tidak hanya meringankan beban ekonomi masyarakat, tetapi juga membuka peluang lebih besar bagi mereka untuk mendapatkan pekerjaan yang layak.

“Pemutihan ijazah ini adalah bukti nyata bahwa Pemprov DKI mendorong warganya agar lebih produktif dan bisa diterima di dunia kerja sesuai latar belakang serta pengalamannya,” ujar Farah, Selasa (26/8).

Pramono Paparkan Tantangan dan Potensi Jakarta ke Mahasiswa Pascasajarana UB

Farah berharap, program ini terus berlanjut dan tidak bergantung pada siapa yang memimpin Jakarta ke depan.

Ia menekankan, pemutihan ijazah harus menjadi program pilar Pemprov DKI yang menyasar masyarakat luas dan tidak hanya sebatas bantuan pendidikan, namun juga memastikan para penerima benar-benar mendapatkan pekerjaan.

Lebih lanjut, Farah juga mendorong agar program ini bisa dibuka secara masif.

"Sehingga lebih banyak warga Jakarta yang membutuhkan dapat merasakan manfaatnya,” tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

    access_time19-09-2026 remove_red_eye2529 personFakhrizal Fakhri
  2. Rencana Penataan Kawasan Jalan Tambora Disosialisasikan

    access_time21-09-2026 remove_red_eye1348 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

    access_time19-09-2026 remove_red_eye1096 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai Didorong Terjangkau dan Terintegrasi

    access_time21-09-2026 remove_red_eye1095 personFakhrizal Fakhri
  5. Uji Coba HBKB Dua Kali Sepekan Diminta Terbatas

    access_time24-09-2026 remove_red_eye791 personFakhrizal Fakhri