You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
siswa - siswi PAUD Puspa Indah mengikuti Ketupat Betawi
photo Folmer - Beritajakarta.id

Murid PAUD Puspa Indah Senang Ikut Ketupat Betawi

Puluhan murid Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Puspa Indah, Johar Baru, bergembira semangat dan gembira mengikuti kegiatan Ketemu Pemustaka dengan Tim Wiasata Literasi (Ketupat Betawi), Rabu (10/9).

"Mendorong kecintaan terhadap literasi dan budaya Jakarta," 

Kegiatan yang diselenggarakan Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Pusip) Jakarta Pusat ini, dalam rangka memperingati Hari Aksara Sedunia yang jatuh pada 8 September kemarin.

Menurut Kepala Seksi Perpustakaan Sudin Pusip Jakarta Pusat, Noor Muchyadi, kegiatan ini untuk memperkenalkan literasi dan menumbuhkan semangat membaca kepada anak-anak sejak usia dini.

Puluhan Anak Usia Dini Nikmati Ketupat Betawi Pusip Jakpus

Ia menegaskan, Ketupat Betawi merupakan komitmen pihaknya untuk mendekatkan layanan perpustakaan kepada masyarakat serta mendukung gerakan literasi yang berkelanjutan.

"Kami berharap,  anak-anak pulang membawa pengalaman berkesan yang mendorong kecintaan terhadap literasi dan budaya Jakarta," tegasnya.

Sementara guru pendamping PAUD Puspa Indah, Iin Baynur Indah, mengapresiasi program Ketupat Betawi karena dapat merangsang daya imajinasi anak melalui kegiatan mendongeng dan membaca.

"Anak - anak terlihat sangat senang mengikuti rangkaian kegiatan, seperti mendengarkan cerita, membaca buku dan sebagainya. Kami sangat mendukung program ini," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye10467 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1319 personAnita Karyati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1242 personFakhrizal Fakhri
  4. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1211 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye961 personBudhi Firmansyah Surapati