You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Edukasi Sanitasi Aman di Puskesmas Pancoran
photo Istimewa - Beritajakarta.id

Paljaya Gelar Edukasi Sanitasi Aman

Perumda Paljaya menggelar kegiatan Edukasi Santai tentang  Sanitasi Aman di Puskesmas Pancoran, Jakarta Selatan, Senin (15/9).

"kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat dapat meningkat,"

Acara ini menjadi bagian dari rangkaian program ‘Paljaya Menyapa Jakarta 2.0’ yang berlangsung sepanjang September 2025 untuk memperingati HUT ke-34 Paljaya.

Sebanyak 30 peserta yang terdiri dari tenaga kesehatan Puskesmas Pancoran, warga Kelurahan Kalibata, serta mahasiswa hadir dalam kegiatan ini.

Paljaya dan Baznas Bazis DKI Luncurkan Program Peduli Lingkungan Masjid

Edukasi ini mengusung tema ‘Sehat Bersama Paljaya’ dengan materi seputar sumber air limbah, proses pengelolaan hingga tercapai sanitasi aman, serta Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Pada kesempatan itu, layanan-layanan Paljaya juga diperkenalkan agar masyarakat lebih memahami peran penting sanitasi aman. Selain paparan materi, kegiatan diisi dengan sesi tanya jawab dan kuis yang membuat suasana lebih interaktif.

Direktur Utama Perumda Paljaya, Untung Suryadi mengapresiasi antusiasme peserta karena terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan, terutama mengenai pengelolaan tangki septik.

“Sebagian besar warga sudah memahami soal air limbah, tapi masih banyak yang belum paham tentang cara pengelolaan tangki septik, termasuk seberapa sering harus dilakukan penyedotan. Itu yang kami jelaskan,” tambahnya.

Ia juga memaparkan dua jenis sistem pengelolaan air limbah yang ada, yakni sistem pengolahan air limbah setempat dan sistem terpusat. Sistem setempat dilakukan di masing-masing rumah warga, sedangkan sistem terpusat menggunakan jaringan perpipaan yang dikelola Paljaya. Untung menyampaikan, Paljaya ingin mendorong kesadaran warga untuk mengelola limbah rumah tangga secara mandiri.

“Saat ini, jaringan perpipaan terbesar berada di Kecamatan Setiabudi. Untuk produk tangki septik biopal, kami sedang gencar memperkenalkannya kepada masyarakat, dan kegiatan ini salah satunya menjadi sarana sosialisasi,” katanya.

Sementara untuk limbah puskesmas, beberapa sudah memiliki instalasi pengolahan air limbah yang memenuhi baku mutu sebelum dibuang ke badan air.

“Paljaya juga bekerja sama dengan puskesmas-puskesmas untuk memastikan pengolahan limbah medis dan domestik dilakukan sesuai standar,” ucapnya.

Ia berharap, melalui Edukasi Santai soal Sanitasi Aman ini warga Jakarta semakin sadar pentingnya mengelola air limbah untuk mencegah pencemaran.

“Dengan adanya pola Sanitasi Total Berbasis Masyarakat atau STBM, kami berharap perilaku warga bisa berubah, sehingga kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat dapat meningkat,” tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Ajak Warga Nikmati Mobilitas Hemat Program Tarif Rp1

    access_time24-06-2026 remove_red_eye3910 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. 2.671 Substrat Karang di Kepulauan Seribu Pulihkan Ekosistem Pesisir

    access_time23-06-2026 remove_red_eye1028 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Malam Puncak Perayaan HUT ke-499 Jakarta Sediakan 21 Kantong Parkir

    access_time25-06-2026 remove_red_eye1001 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. 190 Satpol PP Dikerahkan Amankan Perayaan Malam Puncak HUT Jakarta

    access_time26-06-2026 remove_red_eye914 personFolmer
  5. 84 Kendaraan Ikut Uji Emisi di Kantor Wali Kota Jakbar

    access_time25-06-2026 remove_red_eye792 personBudhi Firmansyah Surapati