You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Perbaikan saluran di Kelurahan Mangga Dua Selatan
photo Istimewa - Beritajakarta.id

Dua Saluran di Mangga Dua Selatan Dinormalisasi

Jajaran Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Pusat melakukan normalisasi saluran di dua pemukiman warga Kelurahan Mangga Dua Selatan (MDS), Sawah Besar.

"Kami optimis normalisasi rampung Oktober nanti,"

Kasatpel SDA Sawah Besar, Yusuf Sumardani mengatakan, saluran yang dinromalisasi berada di Jalan Mangga Dua Dalam RW 12 serta Jalan Gang Gatep RT 07 dan 08 RW 06.

"Panjang saluran air di dua lokasi sekitar 210 meter mulai dikerjakan di awal September 2025. Normalisasi menindaklanjuti aspirasi warga dari rembuk RW hingga Musrenbang," ujar Yusuf Sumardani, Selasa (23/9).

Normalisasi Saluran di Karang Anyar Rampung Oktober

Ia mengungkapkan,normalisasi saluran air di Jalan Mangga Dua Dalam RW 12 menggunakan cor beton ukuran lebar 50 sentimeter dan tinggi 70 sentimeter.   

Sementara di Jalan Gang Gatep RT 07 dan 08 RW 06 menggunakan cor beton dengan lebar 60 sentimeter dan tinggi 70 sentimeter.

"Kami optimis normalisasi rampung Oktober nanti," tukasnya.

Sementara Tarno (38), warga RW 06 Mangga Dua Selatan mengapresiasi pembuatan saluran air yang selama ini kerap menimbulkan genangan air di Jalan Gang Gatap.

"Kami ucapkan terima kasih sudah dibuat saluran air baru, sehingga saat hujan turun, air cepat mengalir ke dalam," ungkapnya.  

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

    access_time17-09-2026 remove_red_eye3223 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

    access_time19-09-2026 remove_red_eye2060 personFakhrizal Fakhri
  3. Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

    access_time19-09-2026 remove_red_eye752 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. LRT Kelapa Gading-Manggarai Resmi Beroperasi, Tarif Rp8 Mulai Hari Ini

    access_time16-09-2026 remove_red_eye743 personDessy Suciati
  5. Bahas Krisis Iklim hingga Pangan, Pramono Bertolak ke New York

    access_time18-09-2026 remove_red_eye694 personDessy Suciati