You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Gebyar Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di RW 01, Kelurahan Melawai
photo Tiyo Surya Sakti - Beritajakarta.id

PSN di RW 01 Melawai Sasar 203 Bangunan

Gebyar Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di RW 01, Kelurahan Melawai, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan menyasar sebanyak 203 bangunan.

"Walaupun zero kasus DBD jangan berleha-leha"

Camat Kebayoran Baru, Ahmad Basyarudin mengapresiasi seluruh warga, khususnya Juru Pemantau Jentik (Jumantik) yang berhasil menjadikan Kelurahan Melawai sebagai wilayah nol kasus demam berdarah dengue (DBD) sejak Januari lalu.

"Pesan saya, walaupun zero kasus DBD jangan berleha-leha dan tetap lakukan pencegahan serta pemberantasan sarang nyamuk secara rutin dan mandiri. Mutasi nyamuk itu sangat cepat dan tanpa kita sadari," ujarnya, Jumat (3/10).

Mahasiswa Ikut PSN di RW 09 Cipinang Melayu

Lurah Melawai, Wahyudi menjelaskan  pelaksanaan PSN kali ini menyasar 203 bangunan yang terdiri dari rumah warga, masjid, sekolah hingga gedung perkantoran.

"Para kader Jumantik masih menemukan jentik nyamuk di dua lokasi. Temuan tersebut langsung ditindaklanjuti dengan mematikan jentik agar tidak menyebar di lingkungan warga," terangnya.

Ia menambahkan, angka bebas jentik (ABJ) di Kelurahan Melawai telah mencapai minimal 96 persen yang menunjukkan wilayah ini aman dari jentik nyamuk Aedes Aegypti, vektor penyebab DBD.

"Saya minta capaian ini terus dipertahankan dan jangan lengah sedikit pun. Kita sudah dua tahun bebas DBD di sini," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye7491 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1284 personAnita Karyati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1187 personFakhrizal Fakhri
  4. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1048 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye932 personBudhi Firmansyah Surapati