You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Sosialisasi Keterbukaan Informasi Publik di Pisangan
photo Nurito - Beritajakarta.id

Puluhan Warga Pisangan Timur Ikuti Sosialisasi Keterbukaan Informasi Publik

Sebanyak 70 peserta mengikuti kegiatan sosialisasi keterbukaan informasi publik yang digelar di Aula Kantor Kelurahan Pisangan Timur, Kecamatan Pulo Gadung, Jakarta Timur.

"Informasi yang terbuka dan akurat"

Kegiatan ini dibuka oleh Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Timur, Eka Darmawan dan dihadiri pengurus RT/RW, Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK), PKK, Dasawisma, serta Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM).

Eka mengatakan, sosialisasi keterbukaan informasi publik tersebut dilaksanakan secara bertahap di 65 kelurahan di wilayah Jakarta Timur. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Bagian Umum Sekretariat Kota Jakarta Timur, Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), Komisi Informasi DKI Jakarta, serta Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) DKI Jakarta.

KI Dorong Keterbukaan Informasi Publik di Tingkat RT

"Sosialisasi keterbukaan informasi publik ini diharapkan dapat meningkatkan predikat Kelurahan Pisangan Timur yang sebelumnya berstatus menuju informatif menjadi informatif," ujarnya, Senin (13/10).

Ia menambahkan, seluruh lapisan masyarakat maupun Aparatur Sipil Negara (ASN) perlu memahami pentingnya keterbukaan informasi publik.

Menurutnya, keterbukaan informasi merupakan salah satu cara untuk memastikan masyarakat menerima informasi yang sehat, benar, dan dapat dipertanggungjawabkan.

"Informasi yang terbuka dan akurat akan membantu masyarakat lebih bijak serta dewasa dalam mencermati isu-isu yang beredar," terangnya.

Sementara itu, Kepala Subkelompok Pelayanan Informasi Publik Dinas Kominfotik DKI Jakarta, Harry Sanjaya yang juga menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut menyampaikan materi mengenai Undang Undang Keterbukaan Informasi Publik.

Harry memaparkan, masyarakat dapat mengajukan permohonan informasi ke Dinas Kominfotik DKI Jakarta, serta mengenal berbagai kanal informasi resmi pemerintah yang dapat diakses publik.

"Dinas Kominfotik DKI fokus menyampaikan kanal-kanal informasi resmi yang bisa dimanfaatkan masyarakat. Jika menerima isu atau berita yang meragukan, masyarakat dapat melakukan klarifikasi melalui kanal media sosial Jala Hoaks, baik di Instagram, X, Facebook, maupun TikTok," bebernya.

Ia menuturkan, masyarakat juga dapat melakukan pemeriksaan informasi (cross-check) melalui aplikasi JAKI, situs resmi ppid.jakarta.go.id, atau datang langsung ke kantor kelurahan maupun kecamatan terdekat.

Sementara itu, Ketua RT 05/05, Kelurahan Pisangan Timur, Aris Herwanto Susilo mengaku sangat senang bisa menjadi peserta sosialisasi dan menyampaikan apresiasi atas kegiatan tersebut.  

"Sosialisasi ini sangat bermanfaat bagi masyarakat agar tidak mudah termakan isu yang tidak benar. Informasi yang benar dan dapat dipercaya sangat dibutuhkan agar masyarakat tidak mudah terpengaruh berita bohong atau hoaks," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6387 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1463 personDessy Suciati
  3. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1451 personTiyo Surya Sakti
  4. Pemprov DKI Terus Upayakan Jaga Stabilitas Harga dan Stok Pangan

    access_time13-03-2026 remove_red_eye1362 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. LRT Jakarta Velodrome-Manggarai Ditarget Beroperasi Agustus 2026

    access_time10-03-2026 remove_red_eye1026 personAldi Geri Lumban Tobing